,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten melantik Jermia Kalalo. SE,  sebagai Ketua Dewan...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Pembinaan Potensi Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan...
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta | Haryanto Badjoeri Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta di era Gubernur Fauzi Bowo menghadiri pelantikan serentak Badan Potensi Pembinaan Keluarga...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
05 Februari 2018 | Dibaca: 390 Kali
Banjir Pamanukan Ratusan Rumah Terendam

Korban Banjir Pamanukan Bertahan di Bawah Jembatan Layang [foto/ist]

Subang,Fokusjurnal.com – Intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur Kota Pamanukan, Kabupaten Subang sejak 2 Februari 2018 hingga saat ini sehingga mengakibatkan meluapnya sungai Cipunagara, ratusan rumah di Desa Mulya Sari terendam banjir, masing-masing di kampung Dukun, Lumpung, Galitri dan Baru. Warga pun mulai mengungsi, dari pantauan Fokusjurnal.com pengungsi lebih memilih untuk tinggal di bawah jembatan layang, alasan mereka dapat memantau langsung keberadaan rumahnya yang terendam banjir.
 
Bahkan Pemerintah setempat bersama Polsek Pamanukan telah  menghimbau kepada para pengungsi untuk segera menempati GOR Pamanukan sebagai tempat bagi para pengungsi. Mengingat di bawah jembatan layang ini tempatnya sangat terbuka dan syarat menimbulkan pelbagai penyakit yang ditimbulkan, terlebih adanya para balita dan oarangtua yang sudah lanjut usia. Pada kesempatan itu Kapolsek Pamanukan memberikan bantuan berupa bikisan makanan saat mengunjungi para pangungsi korban banjir.
 
 "Sudah tiga hari yang lalu kami dan keluarga tinggal di kolong jalan layang pamanukan ini, kami berharap dan berdoa semoga banjir tahun ini tidak seperti tahun 2014 yang lalu", tutur samsuri yang masih mengalami trauma teramat dalam kepada Fokusjurnal.com di lokasi.
 
Pemerintah diharapkan segera mengirimkan bantuan bagi para pengungsi korban banjir Pamanukan.

"Kami berharap bantuan pemerintah segera datang. Jangan hanya sekedar survei,  disini kami sangat membutuhkan bantuan. Persiapan uang untuk biaya sehari-hari sudah menipis, dan uang ini tinggal yang terakhir semoga cukup untuk makan hari ini bersama keluarga,” keluh Darta warga kampung belakang PTC yang menunjukan uangnya. [rudi]
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT