,
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Pangkalpinang – Guna memberikan rasa nyaman dan aman ditengah masyarakat, pihak Pengelola Pasir Padi Bay bekerjasama di bidang keamanan...
Minggu, 04 Maret 2018
Subang, Fokusjurnal.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Laskar Indonesia [DPC LI] Pagaden, Kabupaten Subang, Agus Abeng mengukuhkan Ranting...
Jakarta – Pemerintah Provinsi [Pemrov] DKI Jakarta menerbitkan surat edaran terkait waktu operasional tempat hiburan malam. Aturan itu tertuang...
Jakarta – Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sosok Hutomo Mandala Putra atau yang biasa di sapa Tommy Soeharto ini, belum lama ini...
Jakarta – Pertemuan Dewan Pembina  Perkumpulan Wartawan Online [PWO] Independen NUSANTARA, Drs. H. Prabowo Soenirman, AK. MM dengan...
03 Januari 2018 | Dibaca: 158 Kali
Divonis Jantung Bocor Keluarga Bocah 4 Bulan Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kiswah Rude Sahara (4 bulan ) bersama kedua orang tuanya

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Sungguh malang nasib Kiswah Rude Sahara (4 bulan ) anak pasangan suami-istri (pasutri) Dedy Kurniadi dan Rusmaini warga Girimaya, Kecamatan Bukit Intan ini mengalami Klep Jantung Bocor, hal itu diketahui dari keterangan dokter dan hasil diagnosanya.
 
Keanehan itu bermula saat orangtuanya mendengar tangisan sang putri dengan suara tangisan yang sangat kecil (pelan).
 
 “Kami sangat khawatir dengan kondisi anak kami, lalu saya bawa ke klinik anak dan hampir satu minggu kami melakukan pengobatan di klinik. Namun kondisi anak kami tak kunjung membaik oleh dokter klinik anak kami direkomendasikan untuk medical up di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah setelah mendapatkan hasil lalu kami konsultasikan kembali kepada dokter klinik anak. Oleh dokter lalu kami direkomendasikan kembali untuk medical up di Rumah Sakit Timah dari situlah kami mendapatkan hasil anak kami ternyata menderita Klep Jantung Bocor,” jelasnya pada awak media, Selasa (2/1/18).  
 
Guna memastikan penyakit yang di derita Kiswah Rude Sahara, pihak Rumah Sakit Timah merujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta. Namun lagi-lagi faktor biaya menjadi penyebabnya untuk membiayai penyakit yang di derita Kiswah Rude Sahara berkisaran Rp. 100 juta.
 
“ Kami terkendala mengenai biaya, karena tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan bahkan dokter sudah memperkirakan untuk penyembuhan putri tercinta kami sebesar Rp. 100 juta itu pun belum termasuk biaya hidup kami selama di Jakarta,”ungkap Rusmaini meneteskan air mata.
 
Dengan keterbatasan biaya yang dibutuhkan, pihaknya berharap ada donatur maupun uluran tangan dari masyarakat luas khususnya masyarakat Bangka Belitung untuk dapat membantu meringankan biaya pengobatan putrinya.
 
“Melalui media ini kami berharap ada bantuan dari pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, donatur lain serta masyarakat luas khususnya masyarakat Bangka Belitung,”pintanya.
 
Sebelumnya Dedy Kurniadi ayah Kiswah Rude Sahara mengatakan Penggalangan dana untuk Kiswah Rude Sahara putrinya mulai mendapatkan bantuan dari tetangga, dan sejumlah komunitas yang ada di Bangka Belitung seperti organisasi tingkat RT 04 Girimaya Mebes Grak (Membangun Bersama Gerakan Remaja Kreatif), PPI (Purna Paskibraka Indonesia), Babebro, BVC Bangka.
 
“Alhamdulilah dan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan kepada kami, Insya Allah sesuai jadwal 10 Januari 2018 kami akan berangkat ke Jakarta untuk membawa anak kami ke Rumah Sakit Harapan Kita,” terang Dedy bersyukur.
 
Bagi masyarakat yang ingin membatu meringankan beban biaya dapat menghubungi langsung ke Rusmaini dengang nomor telepon 082175524846 atau 082173535341 (Dedy Kurniadi) dan dapat mengirimkan bantuan anda ke nomor rekening Mandiri 112-00-0763706-4 atas nama Dedy Kurniadi. (rey)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123