,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
01 Februari 2018 | Dibaca: 266 Kali
Gubernur Sulteng Minta BPN Percepatan Pembuatan Sertifikat Tanah

[foto/ist]

Palu, Fokusjurnal.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan kegiatan Rapat Kerja (Raker). Raker tersebut untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi dalam menjalankan program kerja serta pengawasan agar dapat bersinergi antar unit kerja di lingkungan Kantor Wilayah BPN Sulteng.
 
Dikatakan Kepala BPN Sulteng Saikun S.H, BPN Sulteng terus melakukan konsolidasi serta koordinasi antar unit dilingkungannya.
 
“Tujuan raker ini adalah untuk membangun strategi percepatan pembuatan sertifikat tanah bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” kata Saikun.
 
 
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs H. Longki Djanggola M.S.i menyatakan BPN harus dapat mensosialisasikan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat diketahui untuk digunakan apa, bangunan ini didirikan.
 
“Saya meminta kepada BPN di Sulawesi Tengah ini, untuk secepatnya mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat mengurus surat sertifikat tanah bagi masyarakat yang belum memilikinya. Seperti yang terjadi di desa Lampasio, Kabupaten Toli-Toli, masyarakat disana masih belum memiliki sertifikat dan BPN segera membuatkan sertifikatnya,” ujar Gubernur dalam sambutannya, Selasa [30/1/2018].
 
Gubernur meminta kepada Kepala BPN  agar ada penambahan personil dalam melaksanakan tugas dilapangan. Minimnya personil menjadi penghambat, Longki meminta kepada Kepala BPN Sulteng agar dapat merekrut masyarakat dalam perbantuan dilapangan.
 
“Saya meminta kepada Kepala BPN untuk melakukan kerjasama kepada masyarakat di masing-masing wilayah. Seperti contoh pengukuran lahan atau tanah milik masyarakat. Jika BPN kekurangan personil itu bisa kita rekrut dari masyarakat untuk diperbantukan  di unit pengukuran,”terang Longki.
 
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Drs H. Longki Djanggola M.S.i. Berkesempatan membuka secara langsung kegiatan Raker Kantor Wilayah BPN Sulteng . (sutrisno)
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT