,
Jakarta | Untuk meningkatkan silaturahim diantara umat Islam, Forum RT dan RW di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat melaksanakan Halal Bihalal...
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta | Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat kelak....
Jakarta - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH mengundang 3 (tiga)...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
13 Desember 2017 | Dibaca: 257 Kali
Kadis DPM-PTSP Anas Yalitoba : Investor Harus Melaporkan Penanaman Modal

Palu, Fokusjurnal.com – Peran penting para pelaku usaha dalam  penanaman modal (Investasi) di wilayah Kabupaten Sigi sangat dibutuhkan. Hal itu berimplementasi dari Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.
 
Agar tertata dengan baik  dan dapat terlaksana suatu kinerja yang baik juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah melaksanakan rapat Monitoring dan Evaluasi Eksplorasi Investasi. 
 
Kegiatan dihadiri oleh para pelaku usaha dari Kabupaten Sigi, Provinsi bahkan tingkat Nasional.
 
Dikemukakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) 
Kabupaten Sigi Dr. H. Anas Yalitoba.S.Sos.
 
" Masih banyaknya pemerintah daerah yang bereksperimen dan berinovasi dengan mengembangkan berbagai pola perizinan dan investasi " terang Anas Yalitoba dalam sambutannya.
 
Anas Yalitoba mengungkapkan, Namun  terdapat banyak kendala untuk mendatangkan investasi dari para penanam modal ( Investor ) secara umum kendala tersebut dapat di inventarisir, dengan regulasi pemerintah yang tidak konsisten dan akomodatif sehingga cenderung membingungkan penanam modal dan calon penanam modal.
 
Untuk itu lanjut Anas Yalitoba, Pelayanan perizinan yang tidak bisa diprediksi lambat dan tidak transparan.
Pelaksanaan otonomi daerah belum memiliki arah yang jelas dan cenderung menciptakan pemerintahan baru di tingkat yang lebih rendah. 
 
Sedangkan kepastian hukum dalam hukum investasi positif di laksanakan yang berkaitan erat dengan kebijakan dasar penanam modal yang menempatkan  pemerintah agar memberi perlakuan yang sama bagi penanam modal dan memperhatikan kepentingan nasional, dan menjamin  kepastian hukum.
 
"Kepastian berusaha, dan keamanan berusaha bagi penanam modal sejak proses pengurusan perizinan sampai dengan berakhirnya kegiatan penanaman modal sesuai dengan ketentuan dari kebijakan tersebut," papar Anas Yalitoba dihadapan peserta rapat Monitoring Dan Evaluasi Kinerja.
 
Untuk itu pihaknya mengharapkan, "Bagi para Investor agar bisa melaporkan kegiatan penanaman modal dan merapatkan prinsip tata kelola  perusahaan yang baik, "pungkas Anas Yalitoba dalam sambutannya.
 
Hadir dalam kegiatan itu Andi Aco Pettalolo Assisten II bidang Admistrasi dan Pemerintahan Pemrov. Sulawesi Selatan mewakili Bupati Sigi Biromaru M. Irwan Lapata. S.Sos yang berhalangan hadir, Kepala Inspektorat Kab. Sigi Drs.Endro Setiawan. (Sutrisno)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123