,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
23 Januari 2018 | Dibaca: 242 Kali
Kehadiran TP4D Mencegah Korupsi di Kota Pangkalpinang

foto/ist

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Kegiatan sosialisasi Tupoksi Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dibuka oleh Asisten II bidang perekonomian mewakili Walikota Pangkalpinang, Fitriansyah. A.Ks.
 
Dalam sambutannya walikota Pangkalpinang melalui Fitriansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) sangat mengapresiasi serta mendukung keberadaan TP4D dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan pelaksanaan program Pemkot serta pembangunan dalam membantu Tim Fasilitator Pengawasan Pembangunan Daerah (TFP2D) di Kota Pangkalpinang.
 
”Pemkot sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan TP4D dan OPD, dengan  demikian nantinya dapat bersinaergi dengan baik terhadap Tim Fasilitator Pengawasan Pembangunan Daerah dalam mewujudkan pembangunan di Kota Pangkalpinang,” papar Fitriansyah di aula Ouditorium Kantor Walikota Pangkalpinang, Selasa (23/1/2018).
 
 
Sementara itu disampaikan Ketua TP4D Kejari Pangkalpinang Hendi Arifin.SH, kehadiran TP4D sebagai paradigma baru dalam pencegahan serta memberantas korupsi di Kota Pangkalpinang.
 
“Penegakan hukum tidak melulu melakukan tindakan represif. Melalui TP4D lebih mengedepankan aspek pencegahan korupsi dan menjadikan upaya refresif sebagai upaya terakhir (last resort) setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah ,”ujar Hendi.

Hadir dalam kegiatan itu Kejaksaan Negeri, Camat, Lurah, Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK),  Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) se-Kota Pangkalpinang. (rey)
 

 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT