,
Jakarta | Untuk meningkatkan silaturahim diantara umat Islam, Forum RT dan RW di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat melaksanakan Halal Bihalal...
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta | Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat kelak....
Jakarta - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH mengundang 3 (tiga)...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
16 Februari 2018 | Dibaca: 235 Kali
Kenakan Jas IMO Indonesia, Wiranto Jadi Pembina

Bali, Fokusjurnal.com –  Akhirnya Menteri Koordinator Keamanan Politik dan Keamanan ( Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto memenuhi undangan sekaligus menutup kegiatan Rapat Kerja Nasional [Rakernas] Pertama  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia yang diselenggarakan di hotel Puri Saron, Seminyak, Badung, Bali, Rabu [15/2] siang.

Kehadiran Wiranto sangat dinanti-nanti oleh para peserta Rakernas IMO-Indonesia.

Dikatakan Wiranto IMO-Indonesia harus seperti laskar perang  yang melawan hoaxs.
 
"Saya senang dan bangga dengan IMO-Indonesia melawan Hoaxs," ujar Wiranto dalam sambutannya.
Menurutnya, ancaman terbesar saat ini bukan berasal dari kekuatan senjata, melainkan dari media sosial.  Salah satunya  adalah hoaxs yang dapat meluluh lantakan bangsa.

"Jadi, kalau ada anak anak bangsa yang membuat organisasi melawan Hoax, saya bangga dan senang," tambahnya, seraya mengaku setiap pagi selalu dikabari soal hoax oleh stafnya.

"Saya selalu bertanya, Hoaxs apa lagi nih,"kelakarnya.


Wiranto berharap keberadaan IMO tidak sesaat, tapi berkelanjutan. Alasannya,  komitmen IMO-Indonesia sangat penting dalam memerangi Hoax, sekaligus mempererat persatuan. 

"Kita harus bersatu memerangi Hoaxs dan segala macam ancaman bagi negara," jelas mantan Panglima TNI, seraya mengaku mendapat undangan dari IMO-Indonesia sangat mendadak. Lagipula namanya masih terasa asing.

"Tapi, setelah mendapat penjelasan dari staf, saya tertarik dan meluangkan datang ke sini, menemui teman-teman," papar pendiri partai Hanura ini, dihadapan para peserta Rakernas. 

Di hadapan para peserta, Wiranto menyatakan kesediaanya menjadi Dewan Pembina  IMO-Indonesia. 

"Tapi dengan syarat tetap komitmen dan menjaga fakta integritas," ujar Wiranto, yang hari itu disematkan Jas uniform IMO Indonesia dan memberikan sertifikasi kepada 5 DPW yang dilantik dalam Rakernas tersebut.

Sementara Ketua Umum IMO-Indonesia, Yacob Ismail menguraikan sejarah lahirnya IMO yang digagas oleh beberapa pengurus Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia [IPJI] yang merasa prihatin maraknya Hoaxs di media sosial.

"Rakernas ini digelar hanya 100 har setelah dideklarasikan pada 27 Oktober 2017 lalu," ujar Jacob.

Menurut Yacob, Rakernas ini dilakukan secara swadaya dan koletivitas tanpa adanya sponsor dari pihak lain.
"Kita atas biaya sendiri, sekaligus menunjukkan independesi kami sebagai perusahaan online,"pungkas Yacob.

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123