,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Minggu, 25 Agustus 2019
Jakarta - Komunitas Anti Tawuran ( Komat) menggelar acara Hari Ulang Tahun  yang ke - 3 tahun. Kegiatan yang digelar di depan pos RW 01...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
16 Februari 2018 | Dibaca: 270 Kali
Kenakan Jas IMO Indonesia, Wiranto Jadi Pembina

Bali, Fokusjurnal.com –  Akhirnya Menteri Koordinator Keamanan Politik dan Keamanan ( Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto memenuhi undangan sekaligus menutup kegiatan Rapat Kerja Nasional [Rakernas] Pertama  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia yang diselenggarakan di hotel Puri Saron, Seminyak, Badung, Bali, Rabu [15/2] siang.

Kehadiran Wiranto sangat dinanti-nanti oleh para peserta Rakernas IMO-Indonesia.

Dikatakan Wiranto IMO-Indonesia harus seperti laskar perang  yang melawan hoaxs.
 
"Saya senang dan bangga dengan IMO-Indonesia melawan Hoaxs," ujar Wiranto dalam sambutannya.
Menurutnya, ancaman terbesar saat ini bukan berasal dari kekuatan senjata, melainkan dari media sosial.  Salah satunya  adalah hoaxs yang dapat meluluh lantakan bangsa.

"Jadi, kalau ada anak anak bangsa yang membuat organisasi melawan Hoax, saya bangga dan senang," tambahnya, seraya mengaku setiap pagi selalu dikabari soal hoax oleh stafnya.

"Saya selalu bertanya, Hoaxs apa lagi nih,"kelakarnya.


Wiranto berharap keberadaan IMO tidak sesaat, tapi berkelanjutan. Alasannya,  komitmen IMO-Indonesia sangat penting dalam memerangi Hoax, sekaligus mempererat persatuan. 

"Kita harus bersatu memerangi Hoaxs dan segala macam ancaman bagi negara," jelas mantan Panglima TNI, seraya mengaku mendapat undangan dari IMO-Indonesia sangat mendadak. Lagipula namanya masih terasa asing.

"Tapi, setelah mendapat penjelasan dari staf, saya tertarik dan meluangkan datang ke sini, menemui teman-teman," papar pendiri partai Hanura ini, dihadapan para peserta Rakernas. 

Di hadapan para peserta, Wiranto menyatakan kesediaanya menjadi Dewan Pembina  IMO-Indonesia. 

"Tapi dengan syarat tetap komitmen dan menjaga fakta integritas," ujar Wiranto, yang hari itu disematkan Jas uniform IMO Indonesia dan memberikan sertifikasi kepada 5 DPW yang dilantik dalam Rakernas tersebut.

Sementara Ketua Umum IMO-Indonesia, Yacob Ismail menguraikan sejarah lahirnya IMO yang digagas oleh beberapa pengurus Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia [IPJI] yang merasa prihatin maraknya Hoaxs di media sosial.

"Rakernas ini digelar hanya 100 har setelah dideklarasikan pada 27 Oktober 2017 lalu," ujar Jacob.

Menurut Yacob, Rakernas ini dilakukan secara swadaya dan koletivitas tanpa adanya sponsor dari pihak lain.
"Kita atas biaya sendiri, sekaligus menunjukkan independesi kami sebagai perusahaan online,"pungkas Yacob.

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123