,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
08 Maret 2018 | Dibaca: 104 Kali
Kepedulian H. Uma Terhadap Nenek Hawiyah

Anggota Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia [DPD RI]  H. Sudirman [Berbatik merah] memeberikan bantuan melalui Dima perwakilan di Bireuen saat memberikan bantuan kepada nek Hawiyah

Bireuen, Fokusjurnal.com – Anggota Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia [DPD RI]  H. Sudirman yang biasa disapa H.Uma melalui Dima untuk perwakilan di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Menyalurkan bantuan yang diberikan oleh H. Uma kepada seorang nenek yang bernama Hawiyah binti Ishak warga Uteuen Bunta, Nek Hawiyah yang biasa disapa itu hanya tinggal berdua bersama seorang putranya bernama M. Yusuf.
 
Atas kepedulian Dima terhadap nek Hawiyah [ 81 tahun] di sampaikan olehnya kepada Senator tersebut. Keperihatinan melihat kondisi rumah sang nenek  tanpa adanya penerangan [lampu] dan bocor dikala hujan turun. Selain penerangan rumah , tidak memiliki WC, bahkan sumur  di dalam rumah itu pun tak ada bak kubangan serta  cincin bahkan pembatas dinding, sungguh sangat membahayakan bagi pemilik rumah.
 
Atas dasar itulah H. Uma memberikan bantuan kepada nek Hawiyah melalui perwakilannya di Bireuen. Bantuan yang diberikan itu berupa sembako dan alas tidur. Kamis (8/3/2018).
 
Melalui Dima, H. Uma berjanji akan memasang listrik untuk penerangan di rumah nek Hawiyah serta mengganti atap rumah yang sudah bocor itu.
 
“Pak Haji Uma sudah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk  segera melakukan pemasangan listrik,” kata pria asal Aceh itu kepada media ini.
 
Rasa terharu bercampur gembira nampak terlihat dari raut wajah nek Hawiyah, atas apa yangh diberikan oleh senator itu.
 
“ Sampaikan salam saya kepada pak haji Uma rasa terimakasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” kata nek Hawiyah terharu..
 
Rumah yang ditempati oleh nek Hawiyah merupakan hasil sumbangan serta partisipasi dari warga yang peduli terhadap keberdaannya.
 
“Selama ini saya dan anak saya tidur di lantai tanpa alas atau kasur,” ungkapnya.
 
Kondisi sang nenek terlihat sangat memperihatinkan nek Hawiyah harus berjalan merangkak dan sudah tidak kuat berdiri, begitu pun dengan pengelihatannya yang sudah agak rabun. Bahkan nek Hawiyah masih melakukan aktifitas sehari-hari termasuk memasak di dapur dengan kayu bakar yang terletak dilantai dan beralasan tanah.Untuk mendapatkan rezeki sehari-hari sang anak yang juga memiliki keterbatasan fikiran bekerja sebagai buruh harian.
 
Sedangkan untuk mendapatkan beras nek Hawiyah memperoleh beras Raskin, bahkan ketika tidak memiliki uang nek Hawiyah bersama sang anak hanya makan nasi, garam dan cabai rawit. [yn]

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123