,
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Syarif Hidayat yang di dampingi oleh Kapolsek Johar Baru Kompol Endy...
Jakarta | Kepala Kecamatan Johar Baru Dra.Nurhelmi Savitri, didampingi Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi Endy Mahandika. SH, Danramil 08/JB Mayor...
Jakarta | Kondusifnya situasi di wilayah Johar Baru berkomitmen seluruh lapisan masyarakat yang ikut berpartisipasi. Maka dari itu TNI, Polri di...
Jakarta | Disela - sela pemberian santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat, Ketua...
12 April 2018 | Dibaca: 220 Kali
Kondisi TPA Parit Enam Pangkalpinang Full

foto/ist

Pangkalpinang- Masalah sampah menjadi prioritas utama di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.  Panitia Khusus (Pansus) 10 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa (10/4/2018) melakukan peninjauan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam.
 
Dikatakan Rio Setiady peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi TPA Parit Enam.
 
 Ketua Pansus 10 LKPJ Walikota Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi TPA Parit Enam.
 
“Setelah kita lihat, saat ini TPA Parit Enam sudah padat, dan sudah merambah tanah orang. Lokasi tanah yang di gunakan TPA Parit Enam untuk menampung sampah sudah full,” kata Rio Ketua Pansus 10 LKPJ Walikota Pangkalpinang.
 
Untuk mengantisipasi, lanjut Rio, pihaknya, akan berupaya membantu Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mencari alternatif lain, sebelum adanya TPA regional.
 
“Tiga hingga empat  tahun ke depan TPA Regional dipastikan belum dapat terealisasi. Karena masyarakat Desa Jelutung menolak, dan kami pun belum pernah ketemu dengan anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah terkait dengan pembangunan TPA regional ini,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Politisi PKS yang juga Wakil ketua Komisi III DPRD kota Pangkalpinang ini mengatakan, sambil menunggu pembangunan TPA regional, upaya yang harus dilakukan untuk menampung sampah yang ada di Pangkalpinang, dengan cara melakukan pembebasan lahan di Parit Enam.
 
“Kita akan berupaya melakukan pembebasan lahan di Parit Enam, karena saat ini lahan pemkot hanya cukup untuk dua tahun mendatang,” paparnya.
 
Menurut Rio, sebagai Ibu Kota Provinsi Babel, masalah persampahan di Pangkalpinang adalah prioritas dan sangat layak dibahas dengan serius.
 
“Kami akan jadikan prioritas utama di DPRD maupun pemkot untuk mempersiapkan anggaran, agar bisa melakukan pembebasan lahan di sekitar TPA Parit Enam,” terangnya.
 
Dengan adanya pembebasan lahan di sekitar TPA Parit Enam, setidaknya bisa menanggulangi masalah persampahan yang sudah menggunung.
 
“Dengan adanya pembebasan lahan tersebut maka kedepan bisa bertahan hingga 10 tahun mendatang,” pungkasnya.(Rey)
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123