,
Jakarta | Untuk meningkatkan silaturahim diantara umat Islam, Forum RT dan RW di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat melaksanakan Halal Bihalal...
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta | Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat kelak....
Jakarta - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH mengundang 3 (tiga)...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
01 Maret 2018 | Dibaca: 378 Kali
Lurah Selindung Didatangi Orang Tak di Kenal

foto/ist

Pangkalpinang, Fokusjurnal .com – Ruang Terbuka Hijau (RTH)  terletak di Pulau Baruuk Kelurahan Selindung (dahulu), kini menjadi Kelurahan Jerambah Gantung (sekarang), Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung [Babel]  menuai pro dan kontra. Pasalnya ,tanah itu diklaim oleh sebagaian masyarakat adalah miliknya.
 
Atas kisruh tanah yang terjadi itu, ada pihak yang mendatangi Lurah Selindung.
 
Dikatakan salah satu warga yang melihat oknum itu memasuki ruangan kantor Lurah,”Iya kami melihat ada beberapa orang yang datang dan bertemu dengan lurah, tapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan. Namun dapat bocoran mereka datang terkait masalah tanah yang ada di Pulau Barukk, yang menjadi RTH,”kata salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, Senin (26/02/2018) kemarin.
 
Menurutnya, kedatangan mereka menyalahkan Lurah Selindung terkait RTH. “Sebagai masyarakat kami akan melindungi atas intimidasi terhadap lurah kami. Sebagai masyarakat Selindung kami tidak rela jika lurah kami dalam tekanan. Karena beliau baru disini,”tegasnya
 
Apa yang dituduhkan kepada lurah Selindung, salah alamat, lanjutnya. “Lurah kami tidak tahu- menahu akan hal ini dan kami berani jamin itu,”tegasnya.

Sementara itu, ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban.
 
Ketika dikonfirmasi Ketua Amak Babel menyatakan pihaknya sangat menyayangkan dan rasa prihatin atas penanganan Pemkot Pangkalpinang atas masalah ini yang dinilai lambat.
 
“Ini akan menjadi preseden buruk serta mengganggu psikologi lurah. Dan dapat menghambat pelayanan di masyarakat, terkait adanya sedkelompok orang yang datang dan mengintimidasi lurah oleh para oknum,” papar Hadi Susilo Purbaya, Selasa (27/02/2018).
 
Pihaknya berharap, Pemkot Pangkalpinang harus segera dapat menyelesaikan permasalahan ini, yang di nilai sudah meresahkan itu.
 
“Pemkot harus mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini. Jika ini dibiarkan maka ada keresahan di warga sehingga wilayah selindung menjadi tidak nyaman,”pungkas Hadi. (rey)
 
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123