,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Minggu, 25 Agustus 2019
Jakarta - Komunitas Anti Tawuran ( Komat) menggelar acara Hari Ulang Tahun  yang ke - 3 tahun. Kegiatan yang digelar di depan pos RW 01...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
01 Maret 2018 | Dibaca: 418 Kali
Lurah Selindung Didatangi Orang Tak di Kenal

foto/ist

Pangkalpinang, Fokusjurnal .com – Ruang Terbuka Hijau (RTH)  terletak di Pulau Baruuk Kelurahan Selindung (dahulu), kini menjadi Kelurahan Jerambah Gantung (sekarang), Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung [Babel]  menuai pro dan kontra. Pasalnya ,tanah itu diklaim oleh sebagaian masyarakat adalah miliknya.
 
Atas kisruh tanah yang terjadi itu, ada pihak yang mendatangi Lurah Selindung.
 
Dikatakan salah satu warga yang melihat oknum itu memasuki ruangan kantor Lurah,”Iya kami melihat ada beberapa orang yang datang dan bertemu dengan lurah, tapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan. Namun dapat bocoran mereka datang terkait masalah tanah yang ada di Pulau Barukk, yang menjadi RTH,”kata salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, Senin (26/02/2018) kemarin.
 
Menurutnya, kedatangan mereka menyalahkan Lurah Selindung terkait RTH. “Sebagai masyarakat kami akan melindungi atas intimidasi terhadap lurah kami. Sebagai masyarakat Selindung kami tidak rela jika lurah kami dalam tekanan. Karena beliau baru disini,”tegasnya
 
Apa yang dituduhkan kepada lurah Selindung, salah alamat, lanjutnya. “Lurah kami tidak tahu- menahu akan hal ini dan kami berani jamin itu,”tegasnya.

Sementara itu, ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban.
 
Ketika dikonfirmasi Ketua Amak Babel menyatakan pihaknya sangat menyayangkan dan rasa prihatin atas penanganan Pemkot Pangkalpinang atas masalah ini yang dinilai lambat.
 
“Ini akan menjadi preseden buruk serta mengganggu psikologi lurah. Dan dapat menghambat pelayanan di masyarakat, terkait adanya sedkelompok orang yang datang dan mengintimidasi lurah oleh para oknum,” papar Hadi Susilo Purbaya, Selasa (27/02/2018).
 
Pihaknya berharap, Pemkot Pangkalpinang harus segera dapat menyelesaikan permasalahan ini, yang di nilai sudah meresahkan itu.
 
“Pemkot harus mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini. Jika ini dibiarkan maka ada keresahan di warga sehingga wilayah selindung menjadi tidak nyaman,”pungkas Hadi. (rey)
 
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123