,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
01 Maret 2018 | Dibaca: 436 Kali
Lurah Selindung Didatangi Orang Tak di Kenal

foto/ist

Pangkalpinang, Fokusjurnal .com – Ruang Terbuka Hijau (RTH)  terletak di Pulau Baruuk Kelurahan Selindung (dahulu), kini menjadi Kelurahan Jerambah Gantung (sekarang), Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung [Babel]  menuai pro dan kontra. Pasalnya ,tanah itu diklaim oleh sebagaian masyarakat adalah miliknya.
 
Atas kisruh tanah yang terjadi itu, ada pihak yang mendatangi Lurah Selindung.
 
Dikatakan salah satu warga yang melihat oknum itu memasuki ruangan kantor Lurah,”Iya kami melihat ada beberapa orang yang datang dan bertemu dengan lurah, tapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan. Namun dapat bocoran mereka datang terkait masalah tanah yang ada di Pulau Barukk, yang menjadi RTH,”kata salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, Senin (26/02/2018) kemarin.
 
Menurutnya, kedatangan mereka menyalahkan Lurah Selindung terkait RTH. “Sebagai masyarakat kami akan melindungi atas intimidasi terhadap lurah kami. Sebagai masyarakat Selindung kami tidak rela jika lurah kami dalam tekanan. Karena beliau baru disini,”tegasnya
 
Apa yang dituduhkan kepada lurah Selindung, salah alamat, lanjutnya. “Lurah kami tidak tahu- menahu akan hal ini dan kami berani jamin itu,”tegasnya.

Sementara itu, ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban.
 
Ketika dikonfirmasi Ketua Amak Babel menyatakan pihaknya sangat menyayangkan dan rasa prihatin atas penanganan Pemkot Pangkalpinang atas masalah ini yang dinilai lambat.
 
“Ini akan menjadi preseden buruk serta mengganggu psikologi lurah. Dan dapat menghambat pelayanan di masyarakat, terkait adanya sedkelompok orang yang datang dan mengintimidasi lurah oleh para oknum,” papar Hadi Susilo Purbaya, Selasa (27/02/2018).
 
Pihaknya berharap, Pemkot Pangkalpinang harus segera dapat menyelesaikan permasalahan ini, yang di nilai sudah meresahkan itu.
 
“Pemkot harus mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini. Jika ini dibiarkan maka ada keresahan di warga sehingga wilayah selindung menjadi tidak nyaman,”pungkas Hadi. (rey)
 
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT