,
Jakarta | Dalam rangka Cooling System Pasca Pemilu 2019, Kapolsek Kompol Muhamad Syafi’i, SIK,MH  melalui Jajaran Bhabinkamtibmas...
Jakarta | Untuk meningkatkan silaturahim diantara umat Islam, Forum RT dan RW di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat melaksanakan Halal Bihalal...
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH mengundang 3 (tiga)...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
27 Maret 2018 | Dibaca: 102 Kali
Musrembang Babel Bahas Polemik Tapal Batas

foto/ist

Pangkalpinang – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bapedalitbang) pemerintah kota [Pemkot] Pangkalpinang menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKAPD) tahun 2019, Senin (26/03/2018) di Hotel Bumi Asih kota Pangkalpinang.
 
Penyelesaian Tapal Batas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel] yang hingga kini masih menjadi polemik di pemkot Pangkalpinang, menjadi prioritas utama dalam pembahasan di Musrembang tersebut.
 
Pemetaan pembangunan daerah menjadi prioritas utama, hal itu merupakan cermin bagi Provinsi Babel.  
 
Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Pangkalpinang mengatakan masalah tapal batas Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menjadi permasalahan yang sangat krusial.
 
“Penyelesaian tapal batas, sudah sangat  berlarut-larut dan hingga detik ini, belum ada titik terangnya, dalam menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan  Pemerintah Provinsi harus bersikap tegas dan netral jangan tebang pilih,” Suparlan Dulasfar.
 
Ia menuturkan, terkait permasalahan tapal batas, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Bangka dan Pemkab Bangka Tengah, bahkan di hadiri oleh Pjs Walikota Pangkalpinang dalam pertemuan tersebut saat itu.
 
“Dalam pertemuan itu, jujur saja saya merasa sedih, mengapa demikian karena satu sama lain tidak saling mengalah dan  hanya mengedepankan ego masing-masing dan terkesan mementingkan kepentingan pribadi bukan kepentingan untuk Provinsi Bangka Belitung”, ungkapnya menyayangkan.
 
Rapat koordinasi sudah sering dilakukan namun hasilnya nihil.
 
“Kami juga telah melakukan rapat koordinasi namun tidak ada yang mau legowo hasil dalam rapat itu pun tidak ada keputusan,” katanya.
 
Dalam kegiatan itu di hadiri oleh Kepala Bapeda Fery,  Insani, Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Suparlan Dulasfar, para RT/RW, Lurah, Camat serta Organisasi  se Kota Pangkalpinang. [rey]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123