,
Depok | Anggota Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/3/2019) yang...
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan...
Jakarta | Kepala Kecamatan Johar Baru Dra.Nurhelmi Savitri, didampingi Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi Endy Mahandika. SH, Danramil 08/JB Mayor...
27 Maret 2018 | Dibaca: 93 Kali
Musrembang Babel Bahas Polemik Tapal Batas

foto/ist

Pangkalpinang – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bapedalitbang) pemerintah kota [Pemkot] Pangkalpinang menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKAPD) tahun 2019, Senin (26/03/2018) di Hotel Bumi Asih kota Pangkalpinang.
 
Penyelesaian Tapal Batas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel] yang hingga kini masih menjadi polemik di pemkot Pangkalpinang, menjadi prioritas utama dalam pembahasan di Musrembang tersebut.
 
Pemetaan pembangunan daerah menjadi prioritas utama, hal itu merupakan cermin bagi Provinsi Babel.  
 
Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Pangkalpinang mengatakan masalah tapal batas Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menjadi permasalahan yang sangat krusial.
 
“Penyelesaian tapal batas, sudah sangat  berlarut-larut dan hingga detik ini, belum ada titik terangnya, dalam menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan  Pemerintah Provinsi harus bersikap tegas dan netral jangan tebang pilih,” Suparlan Dulasfar.
 
Ia menuturkan, terkait permasalahan tapal batas, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Bangka dan Pemkab Bangka Tengah, bahkan di hadiri oleh Pjs Walikota Pangkalpinang dalam pertemuan tersebut saat itu.
 
“Dalam pertemuan itu, jujur saja saya merasa sedih, mengapa demikian karena satu sama lain tidak saling mengalah dan  hanya mengedepankan ego masing-masing dan terkesan mementingkan kepentingan pribadi bukan kepentingan untuk Provinsi Bangka Belitung”, ungkapnya menyayangkan.
 
Rapat koordinasi sudah sering dilakukan namun hasilnya nihil.
 
“Kami juga telah melakukan rapat koordinasi namun tidak ada yang mau legowo hasil dalam rapat itu pun tidak ada keputusan,” katanya.
 
Dalam kegiatan itu di hadiri oleh Kepala Bapeda Fery,  Insani, Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Suparlan Dulasfar, para RT/RW, Lurah, Camat serta Organisasi  se Kota Pangkalpinang. [rey]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123