,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta | Keakraban dan rasa kekeluargaan tergambar dalam acara Pisah Sambut Kapolsek Senen, Polres Metro Jakarta Pusat dari Kompol Muhammad...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
Jakarta | Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Johar Baru, menyelenggarakan Tabligh Bulanan di Masjid Baitul Mukminin, Kelurahan Johar Baru, Jakarta...
27 Maret 2018 | Dibaca: 120 Kali
Musrembang Babel Bahas Polemik Tapal Batas

foto/ist

Pangkalpinang – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bapedalitbang) pemerintah kota [Pemkot] Pangkalpinang menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKAPD) tahun 2019, Senin (26/03/2018) di Hotel Bumi Asih kota Pangkalpinang.
 
Penyelesaian Tapal Batas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel] yang hingga kini masih menjadi polemik di pemkot Pangkalpinang, menjadi prioritas utama dalam pembahasan di Musrembang tersebut.
 
Pemetaan pembangunan daerah menjadi prioritas utama, hal itu merupakan cermin bagi Provinsi Babel.  
 
Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Pangkalpinang mengatakan masalah tapal batas Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menjadi permasalahan yang sangat krusial.
 
“Penyelesaian tapal batas, sudah sangat  berlarut-larut dan hingga detik ini, belum ada titik terangnya, dalam menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan  Pemerintah Provinsi harus bersikap tegas dan netral jangan tebang pilih,” Suparlan Dulasfar.
 
Ia menuturkan, terkait permasalahan tapal batas, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Bangka dan Pemkab Bangka Tengah, bahkan di hadiri oleh Pjs Walikota Pangkalpinang dalam pertemuan tersebut saat itu.
 
“Dalam pertemuan itu, jujur saja saya merasa sedih, mengapa demikian karena satu sama lain tidak saling mengalah dan  hanya mengedepankan ego masing-masing dan terkesan mementingkan kepentingan pribadi bukan kepentingan untuk Provinsi Bangka Belitung”, ungkapnya menyayangkan.
 
Rapat koordinasi sudah sering dilakukan namun hasilnya nihil.
 
“Kami juga telah melakukan rapat koordinasi namun tidak ada yang mau legowo hasil dalam rapat itu pun tidak ada keputusan,” katanya.
 
Dalam kegiatan itu di hadiri oleh Kepala Bapeda Fery,  Insani, Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang kota (PUPR) Suparlan Dulasfar, para RT/RW, Lurah, Camat serta Organisasi  se Kota Pangkalpinang. [rey]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123