,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
02 Februari 2018 | Dibaca: 277 Kali
Warga Bangka Tengah Keluhkan Keberadaan Kafe Alim

Bangka Tengah, Fokusjurnal.com – Warga Bangka Tengah mengeluh dengan keberadaan Kafe Alim. Kafe yang terletak tidak jauh dari Kantor Gubernur Bangka Belitung ini diduga semakin meresahkan.
 
Padahal, Kafe Alim sudah mendapatkan SP 3 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Bangka Belitung, namun hal itu, tidak membuat jera sang pemilik untuk terus membuka Kafe tersebut.
 
Dikatakan oleh salah satu warga sekitar, seharusnya pemerintah mengambil tindakkan tegas dan penertiban terhadap kafe tersebut.
 
“Jika tidak ditutupi pastinya keberadaan Kafe ini akan merusak semua orang dan generasi muda di Bangka Belitung ini, "kata TN (34) kepada wartawan (1/2/2018).
 
Sementara itu Ys (28), menyesalkan tindakan yang pernah dilakukan Pemkab dan Aparat saat merazia kafe itu terkesan tidak serius. 
 
"Dulu pernah ada razia tapi tidak serius, ya tetap saja Kafe Alim ini masih tetap buka. Apakah kafe ini merasa kebal hukum. Pemiliknya, juga tidak akan kapok soalnya tidak ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, " ungkapnya.
 
Selain itu warga lainnya senada dengan DN (33) dan YS (28),  TN (34) yang merupakan warga sekitar juga merasa resah dengan kehadiran tempat hiburan malam itu.
 
Bahkan para pengunjung yang pulang hingga larut shubuh, sangat mengganggu warga sekitar. Tak jarang banyak sekali para pengunjung yang kecelakaan usai pulang dari kafe tersebut.
 
"Kami sudah lama resah dengan keberadaan kafe alim ni cek, lah banyak pengedara terpengaruh alkohol kecelakaan setiap pulang dari Kafe Alim ni, " keluh DN dengan logat Bangka Belitung.
 
Lebih lanjut DN menyatakan, yang kami pertanyakan  ini, tentang surat penutupan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, tapi hingga saat ini belum kunjung ditutup. Diduga kafe tersebut mempunyai backing kuat.
 
“Apabi`le pihak Pemda Bangka Tengah tidak segera menutup kafe ini, kami akan mengadu hal ini kepada Tuhan, " pungkasnya .(rey)
   
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT