,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten melantik Jermia Kalalo. SE,  sebagai Ketua Dewan...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Pembinaan Potensi Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan...
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta | Haryanto Badjoeri Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta di era Gubernur Fauzi Bowo menghadiri pelantikan serentak Badan Potensi Pembinaan Keluarga...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
02 Februari 2018 | Dibaca: 280 Kali
Warga Bangka Tengah Keluhkan Keberadaan Kafe Alim

Bangka Tengah, Fokusjurnal.com – Warga Bangka Tengah mengeluh dengan keberadaan Kafe Alim. Kafe yang terletak tidak jauh dari Kantor Gubernur Bangka Belitung ini diduga semakin meresahkan.
 
Padahal, Kafe Alim sudah mendapatkan SP 3 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Bangka Belitung, namun hal itu, tidak membuat jera sang pemilik untuk terus membuka Kafe tersebut.
 
Dikatakan oleh salah satu warga sekitar, seharusnya pemerintah mengambil tindakkan tegas dan penertiban terhadap kafe tersebut.
 
“Jika tidak ditutupi pastinya keberadaan Kafe ini akan merusak semua orang dan generasi muda di Bangka Belitung ini, "kata TN (34) kepada wartawan (1/2/2018).
 
Sementara itu Ys (28), menyesalkan tindakan yang pernah dilakukan Pemkab dan Aparat saat merazia kafe itu terkesan tidak serius. 
 
"Dulu pernah ada razia tapi tidak serius, ya tetap saja Kafe Alim ini masih tetap buka. Apakah kafe ini merasa kebal hukum. Pemiliknya, juga tidak akan kapok soalnya tidak ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, " ungkapnya.
 
Selain itu warga lainnya senada dengan DN (33) dan YS (28),  TN (34) yang merupakan warga sekitar juga merasa resah dengan kehadiran tempat hiburan malam itu.
 
Bahkan para pengunjung yang pulang hingga larut shubuh, sangat mengganggu warga sekitar. Tak jarang banyak sekali para pengunjung yang kecelakaan usai pulang dari kafe tersebut.
 
"Kami sudah lama resah dengan keberadaan kafe alim ni cek, lah banyak pengedara terpengaruh alkohol kecelakaan setiap pulang dari Kafe Alim ni, " keluh DN dengan logat Bangka Belitung.
 
Lebih lanjut DN menyatakan, yang kami pertanyakan  ini, tentang surat penutupan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, tapi hingga saat ini belum kunjung ditutup. Diduga kafe tersebut mempunyai backing kuat.
 
“Apabi`le pihak Pemda Bangka Tengah tidak segera menutup kafe ini, kami akan mengadu hal ini kepada Tuhan, " pungkasnya .(rey)
   
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT