,
Jakarta | Untuk meningkatkan silaturahim diantara umat Islam, Forum RT dan RW di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat melaksanakan Halal Bihalal...
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta | Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat kelak....
Jakarta - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH mengundang 3 (tiga)...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
01 Maret 2018 | Dibaca: 196 Kali
Wartawan Pertanyakan Humas Prov. Babel Adanya Batasan Liputan

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Sejumlah wartawan kecewa karena ada batasan dari panitia untuk melakukan peliputan saat konfrensi pers yang diadakan oleh Kementerian  yang tidak dapat masuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA ), di Hotel Novotel, Bangka Belitung, Rabu [28/2].
 
Alasan panitia menyatakana bahwa pihak Humas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel]  telah mendata para wartawan di acara itu.
 
" Pada dasarnya sih kami tidak melarang wartawan meliput, hanya saja kami lebih mengutamakan media yang terdaftar dilist undangan yang diberikan humas pemprov Babel. Kami pun sudah menyiapkan rislisnya.Tapi,  maaf saja yang tidak terdaftar dilist tidak bisa mendapatkan name tag. cukup pada saat konferensi pers saja bisa masuk,” tegas salah satu panitia pusat Kementerian Illa.
 
Pihaknya telah menyerahkan semuanya ke humas pemprov Babel. “Pada dasarnya kami hanya menunggu intruksi dari pemprov Babel. Namun, pada detik ini pun dari pemprov Babel tidak memberikan update list media yang hadir, hanya ada 40 media yang diberikan list oleh pemprov Babel,”paparnya
 
Akbibat pelarangan terhadap para wartawan yang hendak meliput di Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA . ketika di hubungi pihak humas, pihaknya mengklaim tidak ada pelarangan bagi para wartawan yang ingin meliput.
 
" Harap maklum saja, kami tidak membatasi wartawan yang meliput, justru semakin banyak yang meliput semakin bagus. Sekarang pun mau meliput acara silakan saja " tegas Humas Provinsi Babel Agung.
 
Atas kekecewaan itu, sejumlah wartawan yang tidak bisa mengikuti acara itu untuk meliputi kegiatan Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak [PPPA], akhirnya pulang dengan membawa kekecewaan.
 
Rakor tersebut di hadiri tiga meneteri antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar,  nampak Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Roesman Djohan turut menghadiri acara itu. (rey)
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123