,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
01 Maret 2018 | Dibaca: 223 Kali
Wartawan Pertanyakan Humas Prov. Babel Adanya Batasan Liputan

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Sejumlah wartawan kecewa karena ada batasan dari panitia untuk melakukan peliputan saat konfrensi pers yang diadakan oleh Kementerian  yang tidak dapat masuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA ), di Hotel Novotel, Bangka Belitung, Rabu [28/2].
 
Alasan panitia menyatakana bahwa pihak Humas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel]  telah mendata para wartawan di acara itu.
 
" Pada dasarnya sih kami tidak melarang wartawan meliput, hanya saja kami lebih mengutamakan media yang terdaftar dilist undangan yang diberikan humas pemprov Babel. Kami pun sudah menyiapkan rislisnya.Tapi,  maaf saja yang tidak terdaftar dilist tidak bisa mendapatkan name tag. cukup pada saat konferensi pers saja bisa masuk,” tegas salah satu panitia pusat Kementerian Illa.
 
Pihaknya telah menyerahkan semuanya ke humas pemprov Babel. “Pada dasarnya kami hanya menunggu intruksi dari pemprov Babel. Namun, pada detik ini pun dari pemprov Babel tidak memberikan update list media yang hadir, hanya ada 40 media yang diberikan list oleh pemprov Babel,”paparnya
 
Akbibat pelarangan terhadap para wartawan yang hendak meliput di Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA . ketika di hubungi pihak humas, pihaknya mengklaim tidak ada pelarangan bagi para wartawan yang ingin meliput.
 
" Harap maklum saja, kami tidak membatasi wartawan yang meliput, justru semakin banyak yang meliput semakin bagus. Sekarang pun mau meliput acara silakan saja " tegas Humas Provinsi Babel Agung.
 
Atas kekecewaan itu, sejumlah wartawan yang tidak bisa mengikuti acara itu untuk meliputi kegiatan Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak [PPPA], akhirnya pulang dengan membawa kekecewaan.
 
Rakor tersebut di hadiri tiga meneteri antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar,  nampak Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Roesman Djohan turut menghadiri acara itu. (rey)
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT