,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Minggu, 25 Agustus 2019
Jakarta - Komunitas Anti Tawuran ( Komat) menggelar acara Hari Ulang Tahun  yang ke - 3 tahun. Kegiatan yang digelar di depan pos RW 01...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
01 Maret 2018 | Dibaca: 216 Kali
Wartawan Pertanyakan Humas Prov. Babel Adanya Batasan Liputan

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Sejumlah wartawan kecewa karena ada batasan dari panitia untuk melakukan peliputan saat konfrensi pers yang diadakan oleh Kementerian  yang tidak dapat masuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA ), di Hotel Novotel, Bangka Belitung, Rabu [28/2].
 
Alasan panitia menyatakana bahwa pihak Humas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel]  telah mendata para wartawan di acara itu.
 
" Pada dasarnya sih kami tidak melarang wartawan meliput, hanya saja kami lebih mengutamakan media yang terdaftar dilist undangan yang diberikan humas pemprov Babel. Kami pun sudah menyiapkan rislisnya.Tapi,  maaf saja yang tidak terdaftar dilist tidak bisa mendapatkan name tag. cukup pada saat konferensi pers saja bisa masuk,” tegas salah satu panitia pusat Kementerian Illa.
 
Pihaknya telah menyerahkan semuanya ke humas pemprov Babel. “Pada dasarnya kami hanya menunggu intruksi dari pemprov Babel. Namun, pada detik ini pun dari pemprov Babel tidak memberikan update list media yang hadir, hanya ada 40 media yang diberikan list oleh pemprov Babel,”paparnya
 
Akbibat pelarangan terhadap para wartawan yang hendak meliput di Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA . ketika di hubungi pihak humas, pihaknya mengklaim tidak ada pelarangan bagi para wartawan yang ingin meliput.
 
" Harap maklum saja, kami tidak membatasi wartawan yang meliput, justru semakin banyak yang meliput semakin bagus. Sekarang pun mau meliput acara silakan saja " tegas Humas Provinsi Babel Agung.
 
Atas kekecewaan itu, sejumlah wartawan yang tidak bisa mengikuti acara itu untuk meliputi kegiatan Rakor Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak [PPPA], akhirnya pulang dengan membawa kekecewaan.
 
Rakor tersebut di hadiri tiga meneteri antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar,  nampak Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Roesman Djohan turut menghadiri acara itu. (rey)
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123