,
Depok | Anggota Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/3/2019) yang...
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan...
Jakarta | Kepala Kecamatan Johar Baru Dra.Nurhelmi Savitri, didampingi Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi Endy Mahandika. SH, Danramil 08/JB Mayor...
03 Februari 2018 | Dibaca: 333 Kali
Ratusan Pengendara Motor Kena Tilang Polantas Depok

foto/ist

Depok, Fokusjurnal.com – Sosialisasi pelarangan terhadap pengendara roda dua dan empat untuk tidak memasuki jalur cepat, namun masih tetap ada pengendara motor dan angkot yang melanggar.
 
Akibatnya sebanyak ratusan pengendara motor ditilang oleh anggota polantas Polresta Depok, lantaran mencoba masuk jalur cepat di Jalan Margonda, dekat Tugu selamat datang Kota Depok, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Sabtu (3/2/2018) pagi.
 
Bahkan pengguna motor besar Harley Davidson pun juga ditilang petugas karena masuk jalur cepat tersebut.
Menurut Kanit Turjawali Polresta Depok AKP Sodik mengatakan, kegiatan razia penertiban di Jalan Margonda khususnya bagi kendaraan motor maupun angkot yang masuk jalur cepat Margonda.
 
“Meski larangan motor dan angkot masuk jalur cepat di Margona mulai berlaku 1 Februari 2018, namun masih banyak motor yang melanggar dan melintas di jalur cepat di Margonda,” ujar AKP Sodik saat memimpin razia di lokasi.
 
AKP Sodik mengaku hasil penilangan terhadap pengendara motor yang ditilang sekitar 100 unit motor.
 
“Tujuan operasi ini adalah untuk membuat tertib pengendara motor sekaligus mengurangi angka kecelakaan di Jalan Margonda sebagai jalur utama masuk perbatasan Jakarta ke Depok. Rata-rata korban pengendara motor dan pejalan kaki (penyebrang jalan),” kata AKP Sodik.
 
Sementara itu Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo menambahkan berdasarkan data yang terkumpul selama tahun 2018 untuk di Jalan Margonda tercatat sudah satu kali memakan korban jiwa pengendara motor.
 
Sedangkan salah satu pengendara motor Honda Beat, Nida, mengatakan sangat mendukung dengan kegiatan motor dan angkot masuk jalur lambat. Lantaran, khusus di Margonda sudah sangat padat kendaraan dan rawan kecelakaan.
 
Sementara salah satu pengendara yang ditilang mengatakan butuh sosialisasi lagi supaya masyarakat pada tahu pemberlakukan jalur lambat khusus motor dan angkot ini. [pmjdi/yn]

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123