,
Kamis, 02 Agustus 2018
Bekasi - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan secara serentak, pada 26 Agustus 2018, se-Kabupaten Bekasi.  Membuat warga...
Bekasi - Masyarakat desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, masih menginginkan kepemimpinan Heryadi calon nomor urut 3 pada...
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
JAKARTA - Air susu dibalas dengan air tubah, Kebaikan dibalas dengan tindakan kejahatan, pepatah inilah yang dirasakan oleh salah seorang mantan...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
03 Februari 2018 | Dibaca: 199 Kali
Ratusan Pengendara Motor Kena Tilang Polantas Depok

foto/ist

Depok, Fokusjurnal.com – Sosialisasi pelarangan terhadap pengendara roda dua dan empat untuk tidak memasuki jalur cepat, namun masih tetap ada pengendara motor dan angkot yang melanggar.
 
Akibatnya sebanyak ratusan pengendara motor ditilang oleh anggota polantas Polresta Depok, lantaran mencoba masuk jalur cepat di Jalan Margonda, dekat Tugu selamat datang Kota Depok, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Sabtu (3/2/2018) pagi.
 
Bahkan pengguna motor besar Harley Davidson pun juga ditilang petugas karena masuk jalur cepat tersebut.
Menurut Kanit Turjawali Polresta Depok AKP Sodik mengatakan, kegiatan razia penertiban di Jalan Margonda khususnya bagi kendaraan motor maupun angkot yang masuk jalur cepat Margonda.
 
“Meski larangan motor dan angkot masuk jalur cepat di Margona mulai berlaku 1 Februari 2018, namun masih banyak motor yang melanggar dan melintas di jalur cepat di Margonda,” ujar AKP Sodik saat memimpin razia di lokasi.
 
AKP Sodik mengaku hasil penilangan terhadap pengendara motor yang ditilang sekitar 100 unit motor.
 
“Tujuan operasi ini adalah untuk membuat tertib pengendara motor sekaligus mengurangi angka kecelakaan di Jalan Margonda sebagai jalur utama masuk perbatasan Jakarta ke Depok. Rata-rata korban pengendara motor dan pejalan kaki (penyebrang jalan),” kata AKP Sodik.
 
Sementara itu Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo menambahkan berdasarkan data yang terkumpul selama tahun 2018 untuk di Jalan Margonda tercatat sudah satu kali memakan korban jiwa pengendara motor.
 
Sedangkan salah satu pengendara motor Honda Beat, Nida, mengatakan sangat mendukung dengan kegiatan motor dan angkot masuk jalur lambat. Lantaran, khusus di Margonda sudah sangat padat kendaraan dan rawan kecelakaan.
 
Sementara salah satu pengendara yang ditilang mengatakan butuh sosialisasi lagi supaya masyarakat pada tahu pemberlakukan jalur lambat khusus motor dan angkot ini. [pmjdi/yn]

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123