,
Kamis, 02 Agustus 2018
Bekasi - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan secara serentak, pada 26 Agustus 2018, se-Kabupaten Bekasi.  Membuat warga...
Bekasi - Masyarakat desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, masih menginginkan kepemimpinan Heryadi calon nomor urut 3 pada...
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
JAKARTA - Air susu dibalas dengan air tubah, Kebaikan dibalas dengan tindakan kejahatan, pepatah inilah yang dirasakan oleh salah seorang mantan...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
20 Januari 2018 | Dibaca: 133 Kali
Akun Teman Digunakan Merampok

Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto di dampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo.saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung (foto/ist)

Bandung, Fokusjurnal.com – Aksi AE alias Aldy seorang pengemudi taksi online terbilang nekat. Pelaku menggunakan akun temannya dalam melancarkan aksi kejahatannya. Dia mengakui bahwa akun yang dimilikinya itu, adalah akun online temannya berinisial H.

"Mobil yang saya pakai punya bibi saya," kata pelaku menyesali perbuatannya.

Pelaku kerap membawa senjata tajam (samurai) dan borgol yang disimpan didalam mobilnya saat mengemudi taksi online. Senjata itu untuk menodongkan ke leher korban lalu pelaku memborgolnya.

Menurut dia, aksinya tersebut dilakukan secara spontan lantaran tergiur ponsel korban.

"Tidak ada niatan, saya gelap mata saat lihat ponsel korban," katanya di Kantor Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jumat (19/1/2018).
Alasan pelaku membawa samurai dan borgol itu untuk menjaga diri.


"Kalau borgol dan samurai itu buat jaga-jaga saja," katanya.

Mendapatkan laporan perampokan itu, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung yang langsung dipimpin Kasat Reskrim AKBP M Yoris langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Aldy di kediamannya di wilayah Sukasari, Kota Bandung.

"Pelaku ditangkap saat sedang tidur pada saat ditangkap tidak melakukan perlawanan," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo.

Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto menyatakan bahwa pelaku ini diketahui merupakan salah seorang pengemudi taksi online. Aksi kejahatan yang dilakukan pelaku membuat resah warga Kota Bandung.

"Kejahatan yang dilakukan tersangka ini membuat resah di tengah maraknya transportasi online, tersangka menyalahgunakan dengan melakukan perampokan," ujar Agung di Kantor Polrestabes Bandung kepada awak media.

Kebutuhan ekonomi dan tuntutan setoran kepada pemilik mobil sebesar Rp. 3 juta per bulan menjadi penyebab utama pelaku melakukan aksi nekat itu, belum lagi ditambah dengan pembiayaan hidup anak dan istrinya.

"Masih kurang untuk membiayai istri dan anak saya yang baru berusia enam bulan," katanya.

Pelaku ditangkap Tim Satreskrim Polrestabes Bandung di kediamannya. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit kendaraan Avanza hitam tahun 2012 dengan plat nomor F 1646 AM, handphone, serta barang bukti hasil perampokan yakni laptop, tas, ATM, dan kartu kredit milik korban.

"Pelaku ditangkap saat tidur di rumahnya, saat ditangkap dia tidak melakukan perlawanan," tambah Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) KUHP tentang pencurian kekerasan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(**)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123