,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
09 Januari 2018 | Dibaca: 138 Kali
Dor...Bandar Narkoba Penyerang Brigadir Rizal Akhirnya Tewas

Jakarta, Fokusjurnal.com - Ahmad Sopian (33) suami bandar narkoba jenis sabu penyerang Brigadir Rizal hingga tulang tengkoraknya retak, akhirnya tewas, pelaku sempat melawan saat hendak ditangkap, Minggu (7/1/2018) menjelang subuh.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengky Haryadi mengatakan pelaku melawan dengan menghunus pisau dapur dan akan menusuk petugas saat diminta menunjukkan barang bukti.

“Tindakan tegas dan terukur terpaksa diambil,” kata Kombes Pol Hengky saat keterangan pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).

Nyawa Ahmad Sopian tidak berhasil ditolong, meski sudah dilarikan ke rumah sakit, akibat luka tembak dibagian dada.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengky Haryadi mengatakan, peristiwa bermula ketika pihaknya melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika di rel kereta api Kampung Janis Bandengan Selatan, Jakarta Utara, pada Jumat (5/1) kemarin. 

"Saat itu, kami mendapatkan informasi adanya pasangan suami istri yang menjadi bandar sabu,” katanya, Minggu (7/1) di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dari laporan itu, salah seorang petugas melakukan penyamaran, untuk meringkus bandar sabu. Namun, saat akan melakukan penangkapan, aksi tersebut sempat bocor dan pelaku memukul anggota atas nama Brigadir Rizal Taufik.

"Akibatnya anggota mengalami luka retak dibagian tengkorak karena hantaman kayu,” ujar Kombes Pol Hengky.

Atas aksi pemukulan itu, pelaku yang merupakan residivis melarikan diri. Polisi berusaha keras untuk menangkap pelaku, tak kurang dari 24 jam pelaku perhasil ditangkap di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Saat ditangkap, pelaku sudah mengakui telah melakukan pemukulan tersebut,” ujar Kapolres.

Untuk melengkapi pemeriksaan, selanjutnya pelaku diminta untuk menujukan barang bukti narkoba yang ada dirumahnya. Namun ketika diminta untuk menujukan barang bukti pelaku AS kembali melakukan perlawanan.

“Tiba-tiba nekat mengambil pisau dapur dan menyerang salah satu anggota yang mengakibatkan pakaian anggota tersebut robek,” tambah Kombes Pol Hengky.

Atas dasar itu, kata Kapolres, polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku tepat dibagian dada pelaku. Namun pelaku terlebih dahulu meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke RS Polri Kramatjati.

“Kami juga sudah meringkus Siti Aisyah, 33, istri pelaku yang saat ini dalam pemeriksaan petugas,” ungkap Kombes Pol Hengky.(dipmj/**)

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123