,
Tangerang Selatan -Majelis Dzikir dan Istighosah Raudhah Al Hikam menjadi agenda utama rutinitas Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak Betawi...
Jakarta - Persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 oleh panitia dari Lembaga Kota Tua Heritage (LKTH) terus dilakukan. Mulai dari audiensi,...
Jakarta - Terbentuknya Whatsapp Group (WAG) Lintas Forkabi berencana akan mengadakan milad yang ke - 1 tahunnya. Hal itu dikemukakan oleh Ida salah...
Jakarta - Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, Mayjen TNI Hartomo menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan...
Untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Jakarta, Dedi Sulaiman.S.IP bertekad maju dalam kancah politik pada tahun 2019 mendatang.  Ia...
Jumat, 07 September 2018
Jakarta - Peran pemuda dalam kancah politik harus menjadi prioritas dalam kepedulian terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang...
09 Januari 2018 | Dibaca: 156 Kali
Dor...Bandar Narkoba Penyerang Brigadir Rizal Akhirnya Tewas

Jakarta, Fokusjurnal.com - Ahmad Sopian (33) suami bandar narkoba jenis sabu penyerang Brigadir Rizal hingga tulang tengkoraknya retak, akhirnya tewas, pelaku sempat melawan saat hendak ditangkap, Minggu (7/1/2018) menjelang subuh.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengky Haryadi mengatakan pelaku melawan dengan menghunus pisau dapur dan akan menusuk petugas saat diminta menunjukkan barang bukti.

“Tindakan tegas dan terukur terpaksa diambil,” kata Kombes Pol Hengky saat keterangan pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).

Nyawa Ahmad Sopian tidak berhasil ditolong, meski sudah dilarikan ke rumah sakit, akibat luka tembak dibagian dada.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengky Haryadi mengatakan, peristiwa bermula ketika pihaknya melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika di rel kereta api Kampung Janis Bandengan Selatan, Jakarta Utara, pada Jumat (5/1) kemarin. 

"Saat itu, kami mendapatkan informasi adanya pasangan suami istri yang menjadi bandar sabu,” katanya, Minggu (7/1) di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dari laporan itu, salah seorang petugas melakukan penyamaran, untuk meringkus bandar sabu. Namun, saat akan melakukan penangkapan, aksi tersebut sempat bocor dan pelaku memukul anggota atas nama Brigadir Rizal Taufik.

"Akibatnya anggota mengalami luka retak dibagian tengkorak karena hantaman kayu,” ujar Kombes Pol Hengky.

Atas aksi pemukulan itu, pelaku yang merupakan residivis melarikan diri. Polisi berusaha keras untuk menangkap pelaku, tak kurang dari 24 jam pelaku perhasil ditangkap di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Saat ditangkap, pelaku sudah mengakui telah melakukan pemukulan tersebut,” ujar Kapolres.

Untuk melengkapi pemeriksaan, selanjutnya pelaku diminta untuk menujukan barang bukti narkoba yang ada dirumahnya. Namun ketika diminta untuk menujukan barang bukti pelaku AS kembali melakukan perlawanan.

“Tiba-tiba nekat mengambil pisau dapur dan menyerang salah satu anggota yang mengakibatkan pakaian anggota tersebut robek,” tambah Kombes Pol Hengky.

Atas dasar itu, kata Kapolres, polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku tepat dibagian dada pelaku. Namun pelaku terlebih dahulu meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke RS Polri Kramatjati.

“Kami juga sudah meringkus Siti Aisyah, 33, istri pelaku yang saat ini dalam pemeriksaan petugas,” ungkap Kombes Pol Hengky.(dipmj/**)

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123