,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Minggu, 25 Agustus 2019
Jakarta - Komunitas Anti Tawuran ( Komat) menggelar acara Hari Ulang Tahun  yang ke - 3 tahun. Kegiatan yang digelar di depan pos RW 01...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
12 Desember 2017 | Dibaca: 104 Kali
Polda Jatim fokus antisipasi kelangkaan-kenaikan harga pangan

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin

Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan fokus mengantisipasi adanya kelangkaan dan kenaikan harga pangan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Surabaya, Senin mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah memberi arahan kepada Polda Jatim dan Dinas terkait di wilayah itu melalui video confrence (vidcon) agar mengantisipasi hal tersebut.

"Kapolri berharap menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018 harga pangan dan industri agar tetap stabil sehingga masyarakat tidak resah dengan kelangkaan dan harga pangan yang tinggi," kata Machfud.

Kegiatan itu diikuti seluruh pejabat utama Polda Jatim, BPOM Provinsi Jatim, Dinas Pertanian, Perum Bulog, KPD KPPU Surabaya dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Selain antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga pangan, pihaknya juga mewaspadai setiap gangguan keamanan yang terjadi di wilayah itu.

Hal tersebut tak lepas dari ditangkapnya tiga terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri di Surabaya, Sidoarjo dan Malang pada Sabtu (9/12) lalu.

Kapolda juga mewaspadai terkait dampak dari kebijakan yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota dari Israel yang menurutnya akan memantik demo di beberapa wilayah.

Dia menegaskan, pihaknya tidak melarang aktivitas demo, namun harus tetap dilakukan dengan baik dan tidak rusuh.

"Kami siap mengamankan demo dan tidak melarang demo, tapi tetap harus dilakukan dengan baik," kata dia.

Pewarta: /Editor: Ruslan Burhani/COPYRIGHT © ANTARA 2017
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123