,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
30 Desember 2017 | Dibaca: 196 Kali
Tim Vipers Dor Curanmor Kelas Kakap

Salah satu Pelaku Curanmor Sadis yang berhasil di tangkap (foto.ist)

Jakarta, Fokusjurnal.com - Polisi berhasil menangkap Komplotan curanmor sadis  1 dari 7 pelaku curanmor kelas kakap itu ditembak polisi hingga tewas.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Alexander, mengatakan 7 pelaku tersebut adalah IJA alias Seno, Ardiansyah, Adi Rapsanjani, Gaosi Yusuf alias Gosi, Pardi alias Ebun, Cecep Riyadi dan Jeri alias Ences. Pelaku yang ditembak mati ialah IJA.

"IJA dilakukan tindakan tegas terukur dan tersangka meninggal dunia," ujar AKP Alexander, Sabtu (30/12/2017).

Alexander mengatakan penangkapan terhadap kawanan curanmor tersebut, setelah adanya laporan warga yang kecurian. 7 orang tersebut terakhir mencuri pada 15 Desember di Kampung Curug Pinang, Tangsel.

Saat itu kawanan curanmor itu mau mencuri motor Suzuki GSX-R 150. Pelaku membobol rumah warga untuk mengambil motor dan ponsel milik warga. Tak berapa lama kemudian, warga itu mengadu ke polisi. Tim Vipers dari Polres Tangsel pun bergerak memburu para pelaku.

"Tim Vipers, melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan satu unit handphone yang diduga diambil oleh salah satu Tersangka dan berhasil diamankan seorang laki laki yang bernama Andi Rapsanjani," ucap AKP Alex.

Setelah menangkap Andi polisi melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap 7 tersangka. Namun, saat menangkap IJA, polisi terpaksa menembakan timah panas.

"IJA alias Seno melakukan perlawanan dengan cara melawan petugas kepolisian dan berusaha merebut senjata api milik tim Vipers," ucap AKP Alex.

Berdasarkan catatan polisi IJA sudah melakukan beberapa kali aksi pencurian dan sudah pernah dipenjara pada tahun 2010 dan 2012. Komplotan ini juga tergolong kakap karena sudah beraksi beberapa kali di tempat terpisah. (idpmj/**)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT