,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
18 April 2018 | Dibaca: 100 Kali
Dirzy Zaidan Menilai Pertanyaan Wartawan Menjebak

Pangkalpinang – Merasa risih dan bercampur geram Dirzy Zaidan SH.MH selaku kuasa hukum mantan lurah Selindung Effendi Ali, menilai banyak pertanyaan wartawan terkesan menjebak atas kasus penguasaan tanah negara yaitu Ruang Terbuka Hijau [RTH].

 “Waduh, itu pertanyaan menjebak, bahasa itu ( menjual ) dan itu pertanyaan berbahaya dan menjerumus” kata Dirzy Zaidan SH.MH. Selasa ( 17/04/2018 ).

Dirzy menilai dalam pemeriksaan kliennya itukan, masih dimintai keterangan. Karena ini persoalan tindak pidana korupsi ( Tipikor ) dan penyidik harus bisa membuktikan kalau ada kerugian negaranya.Bahkan pihaknya menyatakan dalam persoalan RTH tidak ada unsur tindak pidana korupsi.

“Lah inikan harus di buktikan dulu, kalau klein kami itu telah melakukan kerugian negara,” tegas Dirzy (Rey)
 
 
 
 
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123