,
Depok - Wilayah Pondok Cina, Kecamatan Be ji, Depok, kini kian maju pesat dan tertata rapi. Nampak, terlihat beberapa gedung pencakar langit...
Jakarta - Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), kian eksis di tengah masyarakat. Salah satunya di wilayah...
Tambun - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), Tambun Selatan (Tamsel) Rundi Hikmah Prayogi meminta kepada...
Jumat, 07 September 2018
Jakarta - Peran pemuda dalam kancah politik harus menjadi prioritas dalam kepedulian terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang...
JAKARTA - Air susu dibalas dengan air tubah, Kebaikan dibalas dengan tindakan kejahatan, pepatah inilah yang dirasakan oleh salah seorang mantan...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
18 April 2018 | Dibaca: 123 Kali
Dirzy Zaidan Menilai Pertanyaan Wartawan Menjebak

Pangkalpinang – Merasa risih dan bercampur geram Dirzy Zaidan SH.MH selaku kuasa hukum mantan lurah Selindung Effendi Ali, menilai banyak pertanyaan wartawan terkesan menjebak atas kasus penguasaan tanah negara yaitu Ruang Terbuka Hijau [RTH].

 “Waduh, itu pertanyaan menjebak, bahasa itu ( menjual ) dan itu pertanyaan berbahaya dan menjerumus” kata Dirzy Zaidan SH.MH. Selasa ( 17/04/2018 ).

Dirzy menilai dalam pemeriksaan kliennya itukan, masih dimintai keterangan. Karena ini persoalan tindak pidana korupsi ( Tipikor ) dan penyidik harus bisa membuktikan kalau ada kerugian negaranya.Bahkan pihaknya menyatakan dalam persoalan RTH tidak ada unsur tindak pidana korupsi.

“Lah inikan harus di buktikan dulu, kalau klein kami itu telah melakukan kerugian negara,” tegas Dirzy (Rey)
 
 
 
 
 
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123