,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
07 Februari 2018 | Dibaca: 279 Kali
IPJI Kecam Pengancaman Terhadap Wartawan di Bireuen

Ketua Umum IPJI Taufiq Rahman SH

Jakarta, Fokusjurnal.com – Dewan Pimpinan Pusat [DPP] Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia [IPJI] mengecam keras tindakan oleh salah satu rekanan pelaksana rumah aspirasi anggota DPR Aceh.

Ketua Umum IPJI Taufiq Rahman SH, mengecam keras tindakan pengancaman dan pelecehan terhadap kerja-kerja para juranalis di Indonesia.

“Tindakan kontraktor tersebut sudah melanggar undang-undang Pers dimana jurnalis dalam bekerja dilindungi oleh undang-undang pers,” ujar Taufiq Rahman.

Lebih jauh Taufiq Rahman juga mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk bisa melindungi para jurnalis dalam melaksanakan aktifitas peliputan di seluruh Nusantara Indonesia.

“Jurnalis adalah mitra pemerintah, maka aparat penegak hukum diharapkan bisa memberikan perlindungan terhadap kerja-kerja para jurnalis,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan Mizan yang merupakan rekanan pelaksana rumah sehat sederhana milik Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Aceh yang diakui oleh para pemilik rumah adalah aspirasi Ir. H Saifuddin Muhammad mengancam wartawan melalui seluler.

Pengancaman tersebut diduga akibat pemberitaan media terkait rumah yang dikerjakan oleh rekanan yang belum rampung dikerjakan namun sudah diserahterimakan tahap pertama (PHO) dari rekanan ke Dinas Perumahan Rakyat. (yn)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT