,
Jakarta | Walikota Jakarta Pusat DR. Bayu Meghantara, Msi membuka lomba ngeset (ngulitin) kambing diacara Lebaran Tenabang 2019. Buyung selaku...
Jakarta | Pemilihan Ketua, Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) tingkat Kecamatan di wilayah Tapos berlangsung secara demokratis. Prosesi pemilihan itu...
Jakarta | Guna mempererat talisilaturahmi terhadap sesama,  Majelis  Dzikir Birrul Walidain menggelar acara Halal Bihalal. Dalam...
Jakarta | Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat, Ros Ellyana Prasetyo meresmikan 5 titik MCK diwilayah DKI Jakarta, Senin...
Jakarta | Tiga bangunan liar di bongkar oleh Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Bangunan yang terletak di Jalan...
Jakarta | Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi Endy Mahandika.SH mendapat kejutan istimewa dari sejumlah orang yang mengatasnamakan Forum Kewaspadaan...
02 Januari 2019 | Dibaca: 120 Kali
Sepanjang 2018 Polres Tangsel Tembak Tujuh Pelaku Kejahatan

Foto/ist

Tangerang Selatan | Sepanjang  2018,  sekitar tujuh pelaku kejahatan yang kebanyakan dari Sumatera merengang nyawa dihajar timah panas oleh jajaran tim buser Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
 
“Dari ratusan kasus tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap dan ditangani tim buser,  ada tujuh pelaku kejahatan yang terpaksa ditembak mati petugas saat ingin ditangkap,” kata Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)  Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho,  Rabu (2/1/2018).
 
Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur lantaran penjahat yang didor dianggap sadis dan melakukan perlawanan saat disergap. Umumnya para pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api yang telah disiapkan. “Ya selama tahun 2018 ada tujuh orang pelaku kejahatan,” kata AKBP Ferdy.
 
Ke tujuh pelaku yang ditembak mati merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan. Dan sepanjang 2018 kemarin ada 10 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan para pelaku.
 
Mereka yang ditindak tegas hingga tewas itu lanjut dia, berasal dari lima kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi.
 
“Dari lima Kasus. Paling banyak terjadi di Pamulang,” tambah AKP Alexander Yurikho seperti kasus pencurian toko sembako di Pamulang dengan 2 pelaku ditembak mati, kemudian pelaku penembakan terhadap pedagang pakaian di Curug yang seorang pelaku diantaranya juga ditembak mati.
 
Jumlah total di wilayah Curug pelaku yang ditembak mati sebanyak tiga orang dan di wilayah Pamulang empat Pelaku. “Rata-rata pelaku dari kelompok Sumatera. Mereka memang membekali diri dengan senjata api,” imbuh AKP Alexander Yurikho. (pmj/yn).
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123