,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten melantik Jermia Kalalo. SE,  sebagai Ketua Dewan...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Pembinaan Potensi Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan...
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta | Haryanto Badjoeri Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta di era Gubernur Fauzi Bowo menghadiri pelantikan serentak Badan Potensi Pembinaan Keluarga...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
02 Januari 2019 | Dibaca: 178 Kali
Sepanjang 2018 Polres Tangsel Tembak Tujuh Pelaku Kejahatan

Foto/ist

Tangerang Selatan | Sepanjang  2018,  sekitar tujuh pelaku kejahatan yang kebanyakan dari Sumatera merengang nyawa dihajar timah panas oleh jajaran tim buser Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
 
“Dari ratusan kasus tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap dan ditangani tim buser,  ada tujuh pelaku kejahatan yang terpaksa ditembak mati petugas saat ingin ditangkap,” kata Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)  Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho,  Rabu (2/1/2018).
 
Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur lantaran penjahat yang didor dianggap sadis dan melakukan perlawanan saat disergap. Umumnya para pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api yang telah disiapkan. “Ya selama tahun 2018 ada tujuh orang pelaku kejahatan,” kata AKBP Ferdy.
 
Ke tujuh pelaku yang ditembak mati merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan. Dan sepanjang 2018 kemarin ada 10 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan para pelaku.
 
Mereka yang ditindak tegas hingga tewas itu lanjut dia, berasal dari lima kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi.
 
“Dari lima Kasus. Paling banyak terjadi di Pamulang,” tambah AKP Alexander Yurikho seperti kasus pencurian toko sembako di Pamulang dengan 2 pelaku ditembak mati, kemudian pelaku penembakan terhadap pedagang pakaian di Curug yang seorang pelaku diantaranya juga ditembak mati.
 
Jumlah total di wilayah Curug pelaku yang ditembak mati sebanyak tiga orang dan di wilayah Pamulang empat Pelaku. “Rata-rata pelaku dari kelompok Sumatera. Mereka memang membekali diri dengan senjata api,” imbuh AKP Alexander Yurikho. (pmj/yn).
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT