,
Jakarta | Polsek Johar Baru melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Tiga Pilar Johar Baru serta Masyarakat,...
Jakarta | Guna memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Johar Baru, Jakarta Pusat. Jajaran Polsek bersama Koramil 08/JP melaksanakan...
  Jakarta | Komando Distrik Militer (Kodim) 0501/JP BS menggelar acara diskusi kepada masyarakat Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dikemas...
Jakarta | Jajaran Polsek Johar Baru Jakarta Pusat bersama Koramil 08/JB dan dibantu dengan pokdar kamtibmas berhasil mengamankan 38 Anak Baru Gede...
Jakarta | Pengurus DPP Partai Hanura, Ferry Soraya menginginkan kaum perempuan mendapat jaminan keadilan dan kesetaraan hak yang selama ini dirasa...
Jakarta | Sebuah mobil terbakar di ruas Tol dalam kota tepatnya depan Gedung Balai Kartini, Kuningan, Jakarta. Saat ini petugas masih berupaya...
02 Januari 2019 | Dibaca: 45 Kali
Sepanjang 2018 Polres Tangsel Tembak Tujuh Pelaku Kejahatan

Foto/ist

Tangerang Selatan | Sepanjang  2018,  sekitar tujuh pelaku kejahatan yang kebanyakan dari Sumatera merengang nyawa dihajar timah panas oleh jajaran tim buser Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
 
“Dari ratusan kasus tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap dan ditangani tim buser,  ada tujuh pelaku kejahatan yang terpaksa ditembak mati petugas saat ingin ditangkap,” kata Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)  Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho,  Rabu (2/1/2018).
 
Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur lantaran penjahat yang didor dianggap sadis dan melakukan perlawanan saat disergap. Umumnya para pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api yang telah disiapkan. “Ya selama tahun 2018 ada tujuh orang pelaku kejahatan,” kata AKBP Ferdy.
 
Ke tujuh pelaku yang ditembak mati merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan. Dan sepanjang 2018 kemarin ada 10 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan para pelaku.
 
Mereka yang ditindak tegas hingga tewas itu lanjut dia, berasal dari lima kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi.
 
“Dari lima Kasus. Paling banyak terjadi di Pamulang,” tambah AKP Alexander Yurikho seperti kasus pencurian toko sembako di Pamulang dengan 2 pelaku ditembak mati, kemudian pelaku penembakan terhadap pedagang pakaian di Curug yang seorang pelaku diantaranya juga ditembak mati.
 
Jumlah total di wilayah Curug pelaku yang ditembak mati sebanyak tiga orang dan di wilayah Pamulang empat Pelaku. “Rata-rata pelaku dari kelompok Sumatera. Mereka memang membekali diri dengan senjata api,” imbuh AKP Alexander Yurikho. (pmj/yn).
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123