,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
30 September 2018 | Dibaca: 174 Kali
Masyarakat Apresiasi Penyelenggaraan Kesehatan Reproduksi

Yogyakarta -  Universitas Respati, Yogyakarta, menyelenggarakan Pelatihan dan Bimbingan Bidan Kecil kepada siswi Sekolah Dasar (SD)  Muhammadiyah Macanan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.
Pelatihan serta pendampingan tersebut sebagai Peer Education (Pendidikan Sebaya) terhadap anak perempuan tentang informasi Kesehatan Reproduksi. 

Dikatakan Ailis Safitri Kepala Sekolah SD Muhammadiyah, Macanan, biasanya anak perempuan cenderung tidak mau bertanya kepada petugas kesehatan tentang pertumbuhannya.

"Kebanyakan dari mereka (anak)  hanya berani bertanya kepada orangtuanya. Namun orangtua pun tidak mengerti soal tersebut, sehingga dampak dari semua itu dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak itu sendiri,"katanya, Sabtu (29/9/2018).

Apalagi, lanjut Ailis, zaman sekarang ini,  banyak anak perempuan yang terkena pelecehan seksual dan pembulian karena perubahan fisiknya yang berbeda dari siswi lain.

Untuk itu, sambung Ailis, dengan pelatihan dan bimbingan kesehatan ini, mereka saling terbuka tentang informasi yang benar dan tepat terhadap teman sebayanya.

"Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi murid. Karena informasi kesehatan  reproduksi sangat jarang diberikan bagi siswi,  karena masih bersifat tabu dimasyarakat,"ujarnya kepada wartawan.

Sejalan dengan itu, dosen yang memberikan paparan dalam kegiatan itu. Pihaknya, sangat berhati-hati dalam memberikan serta penyampaian kepada para siswa. Sehingga materi yang diberikan pun tersusun dengan rapi dan terarah. Pihak dosen tidak serta merta dalam memberikan materi yang ingin disampaikan dapat dengan mudah. 

Namun harus melewati beberapa tahapan, setelah melewati itu semua, selanjutnya pihak kampus meminta persetujuan dari pihak sekolah.

setelah di setujui barulah pihak dosen melakukan acara pengabdian masyarakat tersebut.

Dikatakan salah satu warga, yang mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut, yang diselenggarakan oleh Universitas Respati.

"Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan pelatihan seperti ini," ucap warga kepada wartawan

Karena, lanjutnya sebagai masyarakat merasa tidak mengetahui tentang informasi kesehatan reproduksi.

"Selaku orang tua terkadang kurang memahami tentang hal kesehatan, apalagi tentang reproduksi kesehatan. Karena, masih bersifat tabu dimasyarakat, tentu ini sangat bermanfaat bagi murid apalagi siswi  perempuan,"tuturnya.

Selain itu, salah satu mahasiswi yang mengikuti kegiatan itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat.

"Sangat bermanfaat khususnya bagi kaum wanita yang beranjak dewasa dan bagi ibu-ibu yang kurang memahami tentang kesehatan reproduksi, dengan pengetahuan tersebut nantinya mereka bisa memberikan suatu pandangan untuk anak gadisnya.”ucapnya.

Pemaparan disampaikan oleh Dosen Respati, Bernadeta Verawati, S.SiT.,M.keb dan Soepri Tjahjono, S.pd., M.pd. 
(Tim/Red)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT