,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
24 Februari 2018 | Dibaca: 216 Kali
DPO Kejaksaan Pangkalpinang Diringkus Tim Satgasus

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Terpidana Ramlan alias Beno berhasil di ringkus  di Jakarta oleh Tim Satuan Tugas Khusus [Satgasus] yang terdiri dari Kejaksaan Agung, Kejati Bangka Belitung dan Kejari Pangkalpinang atas dugaan Kasus Korupsi proyek Pembangunan Taman Mandara, Pangkalpinang, Kamis [22/2] siang.
 
Ketika dihubungi Kasie.Intel Kejari Pangkalpinang Hendi Arifin, membenarkan bahwa tersangka Ramlan alias Beno  telah ditangkap di Jakarta..
 
“Tersangka sudah lama kaami cari dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang sejak 2015 Kejari dan kini berhasil kami tangkap saat sedang nongkrong di Bundaran Hotel Indonesia di bilangan Jakarta,” kata Hendi melalui pesan singkat  WhatsApp yang diterima media ini.
 
Dikatakan Hendi, sejak menjadi Daftar Pencarian Orang [DPO] terpidana selama melarikan diri k,e Jakarta telah mengganti identitasnya dengan nama Jabir Abdul Rohmad. 
 
"Kini tersangka telah diamankan di rutan kejari Jakarta Selatan. kamis ini terpidana diterbangkan ke Pangkalpinang. Untuk menjalani hukuman di LP .Tua Tunu Pangkalpinang,”ujar Hendi


Selain Beno tersangka lain pada kasus proyek Pembangunan Taman Mandara, Pangkalpinang, kejari telah menjatuhkandan  menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yaitu Aldisyal Qomar dan telah di jatuhi hukuman oleh majelis hakim dan kini menjalani hukuman di  LP Tua Tunu.
 
Proyek pembanguan yang menelan anggaran senilai Rp 2,75 miliar ini diduga adanya penggelembungan biaya pada pembangunan ini. Terseretnya PPK pada kasus ini, dikarenakan telah mencaikan anggaran sebesar lima persen untuk biaya pemeliharaan pada bulan Desember  tahun  2013.
 
Pencairan anggaran pemeliharaan oleh PKK dilakukan sebelum proyek itu dinyatakan selesai dengan baik. Seharusnya PPK dapat mencairan anggaran pemeliharaan itu pada bulan Januari hingga Juni 2014.(rey)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT