,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
03 Februari 2018 | Dibaca: 195 Kali
Gara-Gara Parkir Motor Ketua RT di Aniaya Seorang Pria

ilustrasi pemukulan [foto/ist]

Tangerang, Fokusjurnal.com – Hanya gara-gara parkir motor Ketua RT dipukuli warganya. Peristiwa ini terjadi di Perumahan Taman Ubud Estate 3 Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang, Jumat (2/2/2018) kemarin.

Menurut Kasat Rerskim Polres Tangsel AKP Alekxander Yurikho, peristiwa itu bermula ketika Teguh Gunawan (54), Ketua RT 02/1, di Perumahan Taman Ubud Estate 3 Binong Kabupaten Tangerang mendatangi warganya terkait pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada Kabupaten Tangerang.

Oleh KPUD Kabupaten Tangerang, Teguh ditunjuk sebagai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Lalu sesampainya korban di rumah ES (47) untuk melakukan pendataan, karyawan swasta ini tidak ada. Namun Teguh memarkir motornya di depan rumah ES lalu mendatangi rumah warga yang lain.

Rupanya tak lama kemudian, ES pulang bersama keluarga. ES kesal dan marah-marah karena ada motor menghalangi mobilnya untuk masuk ke garasi.

Mengetahui motornya menghalangi mobil terlapor, Teguh buru-buru meminggirkannya sambil mengajak ngobrol ES soal pendataan pilkada. Namun dengan nada tinggi ES mengatakan “Nanti malam saja!”

Ketika korban menjawab “Jangan mara marahlah Pak! ” terlapor tibatiba mendorong dada korban sehingga terjatuh dan kemudian ES menggunakan tangan kosong memukuli wajah korban.

Melihat kejadian tersebut, Robin, tetangga tersangka melerainya dan membawa korban yang mengalami pendarahan di hidungnya selanjutnya korban dibawa ke RS Siloam Tangerang untuk diobati.

Rupanya dari hasil pemeriksaan, hidung Ketua RT tersebut patah dan harus menjalani perawatan. Kasus ini dilaporkan anak korban ke Polres Tangerang Selatan. (pmjdi/yn)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT