,
Jakarta | Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika, SH beserta jajaran melepas sebanyak 45 warga Johar Baru yang akan...
Jakarta | Kompol Heru Wahyudi  Kepala Seksie Pengawas (Kasiewas) Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan sholat jumat berjamaah di Masjid Jami...
Jakarta | Waka Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arie Ardian Sik, MS.i melaksanakan program 'Seksama' sebagai...
Minggu, 10 Februari 2019
Jakarta | Perumda Pasar Jaya Sunter Podomoro, Jakarta Utara, melakukan lomba kicau burung tadi siang, Minggu, 10/2. Lomba yang digelar di ...
Jakarta | Kapolsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi (Kompol ) Endy Mahandika, SH bersama Koramil serta organisasi masyarakat...
Jakarta | Irjen Pol Gatot Edy Pramono resmi menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Idham Azis, yang dipromosikan sebagai Kabareskrim...
19 November 2018 | Dibaca: 87 Kali
IPJI Mengecam Keras Terhadap Pelaku Pembunuhan Dufi

Jakarta  | Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPP IPJI) mengutuk keras perbuatan biadab yang telah menewaskan seorang wartawan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, yang jasadnya ditemukan dalam drum di daerah Bogor.

Dikatakan Lasman Siahaan, IPJI  mengutuk keras perbuatan pelaku pembunuhan Dufi yang berprofesi sebagai wartawan itu.

"Kami meminta kepada aparat kepolisian agar mengusut kasus ini dengan tuntas atas motif pembunugan itu.  Karena, ini bukan pembunuhan biasa dan kami menduga adanya upaya pembungkaman terkait pemberitaan yang dimuat oleh korban,"katanya kepada wartawan. Senin (19/11/2018).

Untuk diketahui, Dufi atau Abdullah Fithri Setiawan (43) alumni Kampus IISIP Jakarta, angkatan 1993.

Korban juga pernah menjadi wartawan di sejumlah media nasional. Jenazah korban pertama kali ditemukan pemulung berinisial SA (56), yang tengah melintas dan mencari barang bekas pada pukul 06.00 WIB, Minggu 18 November 2018.

Kapolsek Klapanunggal AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, mayat di dalam drum tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung yang tengah melintas di Kawasan Industri Kambang Kuning, sekira pukul 06:30 WIB.

"Saksi (pemulung) mengira bahwa drum plastik berisikan sampah. Namun setelah dibuka di dalamnya ada mayat laki-laki. Langsung teriak minta tolong ke warga," jelas Bimantoro, Minggu 18 November 2018. Pria yang biasa dikenal Dufi ini juga merupakan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 13 Jakarta,lulusan 1992.

Terakhir Dufi diketahui bekerja sebagai tenaga pemasaran (marketing) di televisi milik ormas Islam Muhammadiyah (TVMu).
Saat ini korban meninggalkan enam anak yang masih kecil-kecil dan satu orang istri. Kini, korban telah dimakamkan di TPU Budi Dharma, Semper, Jakarta Utara. (yn).

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123