,
  Jakarta | Bagi penikmat kopi tentunya belum afdol jika belum mengunjungi Kedai KOPIMU yang terletak dibilangan Blok M Square, Jakarta...
Tangerang Selatan -Majelis Dzikir dan Istighosah Raudhah Al Hikam menjadi agenda utama rutinitas Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak Betawi...
Jakarta - Persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 oleh panitia dari Lembaga Kota Tua Heritage (LKTH) terus dilakukan. Mulai dari audiensi,...
Jakarta |  Diklat Manajemen Keprotokolan perlu diadakan untuk memantapkan pemahaman mengenai manajemen keprotokolan Peningkatan Wawasan,...
Jakarta | Kesekian puluh kalinya PT Pisok Utama Wisata, sebuah perusahaan travel yang bergerak khusus di bidang penyelenggaraan Umroh dan Haji,...
Jakarta | Calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta,  Sutijan ,  dirinya,  menyatakan maju pada pemilihan calon anggota legislatif...
02 Maret 2018 | Dibaca: 93 Kali
Oknum PNS Pangkalpinang Ditangkap Polisi

Pangkalpinang,fokusjurnal.com .Oknum Pegawai Negeri Sipil(PNS) di Pemkot Pangkalpinang yang tertangkap atas keterlibatan dalam penyebaran berita bohong(hoax), dan ujaran kebencian (hate speech) membuat anggota DPRD Pangkalpinang, khususnya Komisi III angkat bicara.

 

Anggota DPRD Pangkalpinang menyayangkan keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang ditangkap Polisi. Ia diduga terlibat dalam penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) yang tergabung dalam kelompok Muslim Cyber Army (MCA).

 

Tersangka berinisial RSD tersebut ditangkap pada, Senin (26/2/2018) lalu sekitar pukul 09.15 WIB dan merupakan pegawai Puskesmas Selindung.

 

Adanya penangkapan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang,  Rio setiady sangat menyayangkan masih maraknya postingan yang tidak mendidik tersebut.

 

“Kami di komisi III yang memang menangani Tupoksi bidang komunikasi informasi dan sandi, hal ini menjadi  perhatian kami,” ujarnya kepadafokusjurnal.com melalui pesan whatsapp, Rabu (28/2/2018).

 

Adanya oknum PNS Pemkot Pangkalpinang yang tersangkut pelanggaran UU ITE ini, Rio berharap tidak terulang lagi kedepannya. Selanjutnya, sebagai wakil rakyat yang menangani bidang ini, Komisi III akan berkoordinasi dengan Diskominfo dan mengupayakan ada sosialisasi dan kampanye Sosmed yang sehat dan bijak.

 

“Ini penting guna meningkatkan pengetahuan pengguna Sosmed yang mayoritas anak-anak muda agar bijak dan tidak melanggar UU ITE, cukuplah sudah banyak orang terseret hukum karena postingan yang mengarah ke ranah pidana,” ujarnya.

 

Koordinasi dengan pihak kepolisian juga kata Rio akan dilakukan, dengan harapan sosialisasi dini dan kampanye sosmed sehat akan mencegah munculnya hoax dan ujaran kebencian yang berseliweran di dunia maya.

 

Rio mengatakan, dengan teknologi yang ada saat ini, kita bebas berkomunikasi dan berselancar di dunia maya kapan saja dimana saja, namun bagaikan pisau bermata dua, gedget yang kita gunakan dapat memberikan manfaat atau mendatangkan mudharat. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan sosial media (Sosmed)(rey)


 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123