,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
02 Maret 2018 | Dibaca: 189 Kali
Oknum PNS Pangkalpinang Ditangkap Polisi

Pangkalpinang,fokusjurnal.com .Oknum Pegawai Negeri Sipil(PNS) di Pemkot Pangkalpinang yang tertangkap atas keterlibatan dalam penyebaran berita bohong(hoax), dan ujaran kebencian (hate speech) membuat anggota DPRD Pangkalpinang, khususnya Komisi III angkat bicara.

 

Anggota DPRD Pangkalpinang menyayangkan keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang ditangkap Polisi. Ia diduga terlibat dalam penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) yang tergabung dalam kelompok Muslim Cyber Army (MCA).

 

Tersangka berinisial RSD tersebut ditangkap pada, Senin (26/2/2018) lalu sekitar pukul 09.15 WIB dan merupakan pegawai Puskesmas Selindung.

 

Adanya penangkapan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang,  Rio setiady sangat menyayangkan masih maraknya postingan yang tidak mendidik tersebut.

 

“Kami di komisi III yang memang menangani Tupoksi bidang komunikasi informasi dan sandi, hal ini menjadi  perhatian kami,” ujarnya kepadafokusjurnal.com melalui pesan whatsapp, Rabu (28/2/2018).

 

Adanya oknum PNS Pemkot Pangkalpinang yang tersangkut pelanggaran UU ITE ini, Rio berharap tidak terulang lagi kedepannya. Selanjutnya, sebagai wakil rakyat yang menangani bidang ini, Komisi III akan berkoordinasi dengan Diskominfo dan mengupayakan ada sosialisasi dan kampanye Sosmed yang sehat dan bijak.

 

“Ini penting guna meningkatkan pengetahuan pengguna Sosmed yang mayoritas anak-anak muda agar bijak dan tidak melanggar UU ITE, cukuplah sudah banyak orang terseret hukum karena postingan yang mengarah ke ranah pidana,” ujarnya.

 

Koordinasi dengan pihak kepolisian juga kata Rio akan dilakukan, dengan harapan sosialisasi dini dan kampanye sosmed sehat akan mencegah munculnya hoax dan ujaran kebencian yang berseliweran di dunia maya.

 

Rio mengatakan, dengan teknologi yang ada saat ini, kita bebas berkomunikasi dan berselancar di dunia maya kapan saja dimana saja, namun bagaikan pisau bermata dua, gedget yang kita gunakan dapat memberikan manfaat atau mendatangkan mudharat. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan sosial media (Sosmed)(rey)


 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT