,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
17 Januari 2018 | Dibaca: 252 Kali
Pengguna Sekaligus Pengedar Tembakau Gorilla Ditangkap Aparat

foto/ist

Cikarang,Fokusjurnal.com – Polsek Cikarang Timur berhasil meringkus enam orang pengguna sekaligus pengedar narkotika jenis tembakau gorilla. Kepala Polsek Cikarang Timur Kompol Warija mengatakan tersangka ditangkap berawal dari informasi masyarakat.
 
“Setelah diselidiki, tersangka berinisial AG, 20 ditangkap pada 8 Januari 2018. Setelah itu kita kembangkan berturut-turut sampai tertangkap enam orang di lokasi yang berbeda,” jelas Kompol Warija didampingi Kanit Reskrim Iptu Harry P. saat gelar perkara di Polsek Cikarang Timur, Selasa (16/1) .
 
Komisaris Polisi Warija menjelaskan, tersangka AG, DC, DK, AD, GH dan NI masih diperiksa. Pihaknya menyita 2 linting tembakau gorila seberat 0,16 gram dan 0,18 gram, 2 paket seberat 8 gram dan 16 gram.
 
“Tembakau gorila ini sangat berbahaya, lebih berat dari ganja efeknya. Ini golongan 1, jangan sampai beredar di Cikarang Timur,” imbuh Kompol Warija.
 
Sasaran pengedar tembakau gorila adalah remaja. Selinting dengan berat bervariasi mulai dari Rp 70 ribu. Efeknya ialah halusinasi sampai hilang ingatan dan dapat memicu tindakan di luar batas.
 
“Mereka dapet barang putus. Kita masih pengembangan. Mereka saling menutupi. Kita akan kembangkan dan tangkap yang lebih besar lagi,” jelas Kompol Warija.(idpmj/**)
 
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT