,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
31 Januari 2018 | Dibaca: 139 Kali
Politisi Hanura Soroti Dugaan Surat Kuasa Palsu DPO Polda Jatim

Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming

Jakarta,Fokusjurnal.com – Gunawan Angka Wijaya alias Jauw Ang Hauw Ming resmi sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan Polda Jawa Timur. Masuk dalam DPO, Gunawan mempraperadilankan Polda Jawa Timur di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (30/1/2018).
 
Terkait hal itu, Politisi Hanura yang juga Anggota Komisi III DPR RI Dossy Iskandar Prasetyo menanggapi permasalahan tersebut. Praperadilan adalah hak siapa saja yang tengah menjalani proses hukum.
 
"Pada dasarnya pengajuan praperadilan adalah hak siapa saja yang sedang dalam proses hukum, namun harus mengikuti prosedur hukum yang sudah ditetapkan," ujar Dossy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/1/2018).
 
Namun Dossy menjelaskan akan berakibat fatal apabila surat kuasa terkait pengajuan praperadilan ternyata palsu.
 
"Jika terbukti surat kuasa hukum itu palsu, pertama ya jelas berakibat fatal. Pihak kuasa hukum bisa berpotensi ikut berperkara hukum karena turut serta memfasilitasi kaburnya tersangka keluar negeri," beber Dossy.
 
Dossy menjelaskan aparat hukum tentu bukan orang bodoh yang dengan mudah dibohongi.
 
"Karena akan ditelusuri, dan yang kedua, mengenai kuasa hukum apakah benar memiliki surat kuasa terkait pengajuan praperadilan itu kan bisa dicek, kapan dia bertemu tersangka dan menandatangani surat kuasa? Lihat saja apakah ada boarding pas dan manifest penerbangan keluar negeri? Dan bertemu tersangka di mana? Kalau tidak maka akan muncul pidana baru," paparnya.
 
Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming resmi ditetapkan sebagai Tersangka, dalam penyidikan dengan Laporan Polisi, Nomor LP/100/I/2017/UM/JATIM Tanggal 24 Januari 2017 dan Laporan Polisi, Nomor LP/101/I/2017/UM/JATIM Tanggal 24 Januari 2017.
 
Kedua laporan tersebut dilaporkan oleh Trisulowati (istri tersangka) yang dikenal dengan panggilannya Chin Chin selaku pemilik dari Empire Palace bersama dengan suaminya. Penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, dengan substansi laporan  terkait dugaan Tindak Pidana pemberian keterangan palsu pada akta otentik melanggar Pasal 266 Ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 266 Ayat (2) KUHP. (wln/yn)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123