,
Surabaya |  Bak jamur di musim hujan, usaha kuliner seperti, kedai atau cafe kopi banyak bermunculan di beberapa daerah, khususnya di kota...
    Oleh : Djafar Badjeber, Pengamat Politik Bogor |  Manusia telah menjadi makhluk yang menakutkan belakangan ini. Manusia abad...
Batang  | Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat. Penyelenggaraan TMMD selama...
Jakarta | Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) akan mengandeng perusahaan asuransi demi memberikan kenyamanan pengguna saat parkir...
Jakarta | Usai mendapat pengesahan dan legalitas dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemkumham) dengan nomor  AHU-0014787 AH O1.O7...
Jakarta  |  Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait Reuni 212 yang akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. 1.459...
31 Januari 2018 | Dibaca: 255 Kali
Politisi Hanura Soroti Dugaan Surat Kuasa Palsu DPO Polda Jatim

Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming

Jakarta,Fokusjurnal.com – Gunawan Angka Wijaya alias Jauw Ang Hauw Ming resmi sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan Polda Jawa Timur. Masuk dalam DPO, Gunawan mempraperadilankan Polda Jawa Timur di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (30/1/2018).
 
Terkait hal itu, Politisi Hanura yang juga Anggota Komisi III DPR RI Dossy Iskandar Prasetyo menanggapi permasalahan tersebut. Praperadilan adalah hak siapa saja yang tengah menjalani proses hukum.
 
"Pada dasarnya pengajuan praperadilan adalah hak siapa saja yang sedang dalam proses hukum, namun harus mengikuti prosedur hukum yang sudah ditetapkan," ujar Dossy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/1/2018).
 
Namun Dossy menjelaskan akan berakibat fatal apabila surat kuasa terkait pengajuan praperadilan ternyata palsu.
 
"Jika terbukti surat kuasa hukum itu palsu, pertama ya jelas berakibat fatal. Pihak kuasa hukum bisa berpotensi ikut berperkara hukum karena turut serta memfasilitasi kaburnya tersangka keluar negeri," beber Dossy.
 
Dossy menjelaskan aparat hukum tentu bukan orang bodoh yang dengan mudah dibohongi.
 
"Karena akan ditelusuri, dan yang kedua, mengenai kuasa hukum apakah benar memiliki surat kuasa terkait pengajuan praperadilan itu kan bisa dicek, kapan dia bertemu tersangka dan menandatangani surat kuasa? Lihat saja apakah ada boarding pas dan manifest penerbangan keluar negeri? Dan bertemu tersangka di mana? Kalau tidak maka akan muncul pidana baru," paparnya.
 
Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming resmi ditetapkan sebagai Tersangka, dalam penyidikan dengan Laporan Polisi, Nomor LP/100/I/2017/UM/JATIM Tanggal 24 Januari 2017 dan Laporan Polisi, Nomor LP/101/I/2017/UM/JATIM Tanggal 24 Januari 2017.
 
Kedua laporan tersebut dilaporkan oleh Trisulowati (istri tersangka) yang dikenal dengan panggilannya Chin Chin selaku pemilik dari Empire Palace bersama dengan suaminya. Penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, dengan substansi laporan  terkait dugaan Tindak Pidana pemberian keterangan palsu pada akta otentik melanggar Pasal 266 Ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 266 Ayat (2) KUHP. (wln/yn)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123