,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
03 Januari 2019 | Dibaca: 138 Kali
Polsek Kembangan Tangkap Jaringan Narkoba Lapas Cipinang

Jakarta - Polsek Kembangan, Jakarta Barat, menangkap dua pria berinisial WN dan AM, pengedar ekstasi jaringan Lapas Cipinang. Polisi menyita 500 butir ekstasi dan 6,42 gram sabu dari tersangka. 
 
Tim Reskrim Polsek Kembangan mulanya menangkap WN di rumahnya di Jalan Kayu Besar, Cengkareng Timur, Cengkareng, pada Sabtu (29/12/2019). Polisi menemukan empat butir pil ekstasi yang diselipkan di bagian bawah TV dan sabu seberat 0,58 gram yang disimpan di busa tempat tidur. 
 
"WN mengaku menjual narkoba dan mendapat barang tersebut dari tersangka AM," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono kepada wartawan di Mapolsek Kembangan, Jalan Safir Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019). 
 
Polisi kemudian menangkap AM di kediamannya, tak jauh dari rumah WN. Di kediaman AM, polisi menyita 500 butir pil ekstasi dan satu paket sabu seberat 6,42 gram. 
 
"Narkoba tersebut disimpan di dalam brangkas. Pengakuannya, untuk diedarkan saat malam pergantian tahun," kata Kompol Joko. 
 
AM sudah mengedarkan narkoba sejak dua tahun lalu. Dia mendapatkan pengiriman barang sabu dan ekstasi dari narapidana narkoba berinisial AL di Lapas Cipinang. 
 
"AL mengirim narkotika kepada AM melalui kurir. AM sendiri tidak mengetahui identitas dari kurir tersebut," ucap Kompol Joko. 
 
AM memesan ekstasi kepada AL sekitar 600 butir. AM sendiri menjual kepada pelanggannya seharga Rp 400 ribu per butir.

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT