,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
11 April 2019 | Dibaca: 129 Kali
Satreskrim Polsek Johar Baru Bekuk Residivis

Jakarta | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) team II Polsek Johar Baru, berhasil menangkap pelaku penggelapan dan penipuan sepeda motor.

Polisi juga menyita barang bukti 1 unit sepeda motor  Yamaha Mio-Z, No. Pol B 3906 PEY, Th. 2017.

Kapolsek Johar Baru Komisaris Endy Mahandika.SH mengemukakan penangkapan pelaku berawal dari laporan korban yang mengaku kendaraan miliknya tidak dikembalikan saat dipinjam. Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

"Petugas berhasil menangkap tersangka setelah menghilang selama 10 hari usai melakukan penipuan. Korbannya rata-rata teman dari tersangka," katanya pada wartawan di Mapolsek Johar Baru, Kamis (11/4).

Pelaku yang ditangkap polisi itu berinisial AR alias OMEN, warga Kamp Rawa tengah, Gg. VI Rt. 004/05 Kel. Galur. Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kapolsek menjelaskan pelaku  ditangkap di Jln. Tanah Tinggi XII, Rw. 012 Kel. Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat saat hendak tidur dirumah kawannya.

"Pelaku membawa sepeda motor milik rekannya. Dari hasil pemeriksaan polisi,"ujarnya.

Modus yang digunakan, pelaku, lanjut Kapolsek, berpura-pura meminjam kendaraan milik temannya tapi tidak dikembalikan. Sepeda motor tersebut justru digadaikan ke seseorang yang berada masih di wilayah hukum Johar Baru. 

"Barang bukti 1 unit sepeda motor. Modusnya, pelaku pura pura meminjam kendaraan dan kemudian digadaikan ke orang lain," katanya.

Sementara itu, ketika ditemui Kanit Reskrim Johar Baru Iptu M.Rasid menyatakan bahwa pelaku sangat lihai dalam menjerat korbannya dan pelaku sudah sering keluar masuk bui (residivis) ini.  Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. Dimungkinkan ada pelaku lainnya yang belum tertangkap. 

"Penyidik masih kembangkan, diduga ada TKP (Tempat kejadian perkara) lain yang dilakukan tersangka,"ujarnya di ruang kerjanya.

Hingga kini, AR alias OMEN masih ditahan polisi. Ia terancam dijerat dengan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. 

Polisi juga meminta warga berhati-hati meminjamkan kendaraan dan selalu koordinasi dengan si peminjam, termasuk memastikan yang bersangkutan dapat dipercaya. (yn).

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT