,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
12 Desember 2018 | Dibaca: 250 Kali
Sekelompok Massa Bakar Kantor Polsek Ciracas

Jakarta |  Mabes Polri menyebutkan kasus penyerangan dan perusakan Kantor Polsek Ciracas ditangani Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur. Hal itu didasarkan pada tempat kejadian perkara (TKP) insiden itu yang terjadi di wilayah hukum Polres Jakarta Timur.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memastikan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur akan menangani perkara tersebut secara profesional dan proporsional. Menurutnya, Kepolisian setempat kini masih melakukan olah TKP, memeriksa para saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.
 
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Tim Kepolisian sudah melakukan olah TKP, memeriksa beberapa orang saksi dan mengamankan barang bukti," tutur Dedi, Rabu (12/12/2018).
 
 
Berawal ketika sekelompok massa membuat kericuhan dan berujung kebakaran di Polsek Ciracas, Rabu (12/12/2018) dini hari.
 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengungkapkan kemungkinan besar kerusuhan ini terkait dengan kasus pemukulan yang melibatkan TNI di Ciracas.
 
Idham menyatakan belum mengetahui persis asal muasal massa yang kurang lebih berjumlah 200 orang tersebut. Idham menyebutkan awalnya massa mendatangi Mapolsek Ciracas untuk mencari pelaku pemukulan terhadap rekannya.
 
"Itu massa yang kurang puas atas penanganan kasus yang terjadi sehari sebelumnya di Cibubur [yang] masuk dalam wilayah Polsek Ciracas. Kemudian dampak dari ketidakpuasan itu, sebagian massa itu yang kurang lebih 200 merangsek masuk untuk mengecek apakah benar tahanan yang memukul rekan mereka sudah ditahan," ungkap Idham, Rabu (12/12/2018), saat mengunjungi tempat kejadian perkara.
 
Idham tak merinci kasus pemukulan tersebut. Tetapi dirinya menduga, massa anarkis akibat merasa tidak puas atas penjelasan pihak Kepolisian.
 
"Sudah diberi penjelasan Kapolsek dan Kapolres masih dalam pengejaran, belum dilakukan penangkapan dan sudah diberi waktu 2x24 jam," jelas Idham.
 
"Tapi mungkin karena massa tidak puas, lalu mereka lakukan tindakan anarkis. Rekan-rekan lihat ada beberapa mobil yang jadi korban, baik mobil Polisi, ataupun Puspom Kodam yang dirusak, sebagian kecil bangunan di Polsek Ciracas ini," tambah Idham.
 
Untuk menindaklanjuti kasus ini, Idham akan menurunkan personel Direktorat Reserese Kriminal Umum (Ditresktimum) Polda Metro Jaya dan memerintahkan Kapolres Metro Jakarta Timur untuk mengusut tuntas kejadian ini.
 
"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan Kapolres Jaktim untuk lidik supaya kita bisa ungkap pelaku di balik massa yang arnarkis ini," tegas Idham. (bi/yn).

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT