,
Jakarta | Wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat terbilang wilayah zona merah tawuran, namun kategori zona merah untuk wilayah itu kini berangsur- angsur...
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Lomba mancing mania di wilayah Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendapat respon positif dari masyarakat. Dari pantauan wartawan...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
13 April 2019 | Dibaca: 101 Kali
Dukung Pemilu Damai Pedagang Pasar Induk Kramatjati Gelar Deklarasi

Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama melakukan deklarasi pemilu damai 2019.

Pada deklarasi tersebut para pedagang menyatakan mendukung TNI, Polri untuk mengamankan pemilu 2019 dengan aman dan damai.

"No Golput, No intimidasi dan No hoax. NKRI harga mati," ucap pedagang Pasar Induk Kramatjati saat mengucapkan deklarasi pemilu damai di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019).

Manager Pasar Induk Kramatjati Agus Lamun mengatakan, perbedaan politik tidak harus mempengaruhi aktivitas pedagang di Pasar Induk Kramatjati. Oleh karena itu, menurutnya dengan inisiatif para pedagang melakukan deklarasi Pemilu damai.

"Aktivitas para pedagang di Pasar Induk melibatkan sekitar 10 ribu orang. Ini (deklarasi) bagian komitmen keluarga besar Pasar Induk Kramatjati untuk mensukseskan Pemilu 2019," ujarnya.

Ia mengungkapkan, para pedagang sepakat tidak membahas perbedaan dalam politik. Kendati dalam aktivitas sehari-hari, para pedagang tersebut memiliki pandangan  politik yang  berbeda.  

Agus memastikan, keluarga besar Pasar Induk Kramatjati akan menyalurkan hak pilihnya pada pemilu serentak 17 April mendatang. Para pedagang sepakat tidak golput.

"Kami memberikan kebebasan untuk menyalurkan hak pilih kepada pedagang. Jangan ada golput lagi, karena ini menentukan pemimpin 5 tahun mendatang," ungkapnya.

Kepala Pasar Induk Kramatjati Margono mengaku, para pedagang menggelar aksi deklarasi pemilu damai secara sukarela. Mereka ingin tidak ada lagi perselisihan karena perbedaan pandangan politik.

"Perselisihan hanya merugikan mereka (para pedagang). Oleh karena itu mereka sepakat melakukan deklarasi pemilu damai," katanya.

Ia berharap, suasana kondusif di Pasar Induk Kramatjati bisa membawa berkah tersendiri bagi para pedagang dan para pelanggan. "Walaupun hajat besar pemilu, kami ingin suasana kondusif. Tidak ada saling mempengaruhi siapa memilih siapa," ucapnya.

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT