,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta | Keakraban dan rasa kekeluargaan tergambar dalam acara Pisah Sambut Kapolsek Senen, Polres Metro Jakarta Pusat dari Kompol Muhammad...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
Jakarta | Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Johar Baru, menyelenggarakan Tabligh Bulanan di Masjid Baitul Mukminin, Kelurahan Johar Baru, Jakarta...
28 Maret 2019 | Dibaca: 112 Kali
FTPI Mengklarivikasi Kepada PT. Syafar Arroyan Travelindo

Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan 1000 No 30 Lengkong Gudang Serpong Tanggerang Selatan. Kedatangan Hamdi bersama dua rekannya guna memberikan mengklarifikasi atas issu yang beredar di media sosial (medsos).

Dihadapan Listifa selaku direktur utama (dirut) PT. Syafar Arroyan Travelindo, Edy H menyatakan bahwa kedatangannya guna memberikan klarifikasi atas kerumunan peserta umrah yang terjadi pada 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta.

"Saat itu saya diberitahu oleh salah satu pourter dibandara bahwa kerumunan tersebut dikarnakan ada beberapa jamaah belum mendapatkan boarding untuk keberangkatan ibadah umrah,"kata Hamdi di kantor PT. Syafar Arroyan Travelindo, Kamis (16/3/2019).

Atas informasi itu, lanjut Ketua FTPI,  tentunya mempunyai tanggungjawab atas kejadian tersebut.

“ Atas infomasi yang kami himpun tersebut kami foto kerumunan peserta umrah yang terjadi pada pukul 23.15 pm, tanggal 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta. Untuk kami informasikan melalui whatsapa group forum khusus travel Anggota FTPI , agar Kejadian ini Tidak terjadi kepada Anggota FTPI "papar Edy H .

Lebih lanjut, Edy H menyatakan ke Whatapps Grop Forum Khusus anggota FTPI  sekitar pukul 00.10 bahwa jamaah sudah dapat berangkat alhamdulillah.

"Atas dasar itulah saya atas nama ketua FTPI dan nama pribadi memohon maaf atas postingan tersebut)," terang Edy H.

Edy H mengklaim atas postingan yang dilakukan itu semata-mata tidak mempunyai etikad jahat akan tetapi postingan yang di upload tersebut untuk peringatan kepada travel dibawah naungannya.

 atas nama pribadi serta sebagai ketua forum FTPI bahwa tidak berniat tidak baik dan tidak  mempunyai kepentingan apapun namun hanya sebatas peringataan kepada travel yang ada di bawah naungan 

"Postingan kerumunan jama'ah  yang kami upload ke salah satu group whatsApp bersifat pemberitahuan kepada salah satu travel dan tidak ada niat apa - apa melainkan hanya travel yang membawa jama'ah harus mengambil langkah agar tidak terlantar. Namun Alhamdullilah semua sudah selesai dan ini hanya kesalah pahaman saja,"ujarnya.

Atas pertemuan kedua belah pihak antara FTPI dengan PT. Syafa Arroyan Travelindo menemui kesepakatan antara lain : 

1. Bahwa Sdr Ifa Meminta kepada saya untuk melaksanakan klarifikasi melalui media dalam bentuk realease.

2. Setelah realease dilaksankaan maka, sdr Ifa akan mencabut laporan yang telah dibuat di polresta bandara soekarno hatta. (yn).

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123