,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
28 Maret 2019 | Dibaca: 126 Kali
FTPI Mengklarivikasi Kepada PT. Syafar Arroyan Travelindo

Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan 1000 No 30 Lengkong Gudang Serpong Tanggerang Selatan. Kedatangan Hamdi bersama dua rekannya guna memberikan mengklarifikasi atas issu yang beredar di media sosial (medsos).

Dihadapan Listifa selaku direktur utama (dirut) PT. Syafar Arroyan Travelindo, Edy H menyatakan bahwa kedatangannya guna memberikan klarifikasi atas kerumunan peserta umrah yang terjadi pada 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta.

"Saat itu saya diberitahu oleh salah satu pourter dibandara bahwa kerumunan tersebut dikarnakan ada beberapa jamaah belum mendapatkan boarding untuk keberangkatan ibadah umrah,"kata Hamdi di kantor PT. Syafar Arroyan Travelindo, Kamis (16/3/2019).

Atas informasi itu, lanjut Ketua FTPI,  tentunya mempunyai tanggungjawab atas kejadian tersebut.

“ Atas infomasi yang kami himpun tersebut kami foto kerumunan peserta umrah yang terjadi pada pukul 23.15 pm, tanggal 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta. Untuk kami informasikan melalui whatsapa group forum khusus travel Anggota FTPI , agar Kejadian ini Tidak terjadi kepada Anggota FTPI "papar Edy H .

Lebih lanjut, Edy H menyatakan ke Whatapps Grop Forum Khusus anggota FTPI  sekitar pukul 00.10 bahwa jamaah sudah dapat berangkat alhamdulillah.

"Atas dasar itulah saya atas nama ketua FTPI dan nama pribadi memohon maaf atas postingan tersebut)," terang Edy H.

Edy H mengklaim atas postingan yang dilakukan itu semata-mata tidak mempunyai etikad jahat akan tetapi postingan yang di upload tersebut untuk peringatan kepada travel dibawah naungannya.

 atas nama pribadi serta sebagai ketua forum FTPI bahwa tidak berniat tidak baik dan tidak  mempunyai kepentingan apapun namun hanya sebatas peringataan kepada travel yang ada di bawah naungan 

"Postingan kerumunan jama'ah  yang kami upload ke salah satu group whatsApp bersifat pemberitahuan kepada salah satu travel dan tidak ada niat apa - apa melainkan hanya travel yang membawa jama'ah harus mengambil langkah agar tidak terlantar. Namun Alhamdullilah semua sudah selesai dan ini hanya kesalah pahaman saja,"ujarnya.

Atas pertemuan kedua belah pihak antara FTPI dengan PT. Syafa Arroyan Travelindo menemui kesepakatan antara lain : 

1. Bahwa Sdr Ifa Meminta kepada saya untuk melaksanakan klarifikasi melalui media dalam bentuk realease.

2. Setelah realease dilaksankaan maka, sdr Ifa akan mencabut laporan yang telah dibuat di polresta bandara soekarno hatta. (yn).

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT