,
Depok | Anggota Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/3/2019) yang...
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan...
Jakarta | Kepala Kecamatan Johar Baru Dra.Nurhelmi Savitri, didampingi Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi Endy Mahandika. SH, Danramil 08/JB Mayor...
28 Maret 2019 | Dibaca: 53 Kali
FTPI Mengklarivikasi Kepada PT. Syafar Arroyan Travelindo

Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan 1000 No 30 Lengkong Gudang Serpong Tanggerang Selatan. Kedatangan Hamdi bersama dua rekannya guna memberikan mengklarifikasi atas issu yang beredar di media sosial (medsos).

Dihadapan Listifa selaku direktur utama (dirut) PT. Syafar Arroyan Travelindo, Edy H menyatakan bahwa kedatangannya guna memberikan klarifikasi atas kerumunan peserta umrah yang terjadi pada 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta.

"Saat itu saya diberitahu oleh salah satu pourter dibandara bahwa kerumunan tersebut dikarnakan ada beberapa jamaah belum mendapatkan boarding untuk keberangkatan ibadah umrah,"kata Hamdi di kantor PT. Syafar Arroyan Travelindo, Kamis (16/3/2019).

Atas informasi itu, lanjut Ketua FTPI,  tentunya mempunyai tanggungjawab atas kejadian tersebut.

“ Atas infomasi yang kami himpun tersebut kami foto kerumunan peserta umrah yang terjadi pada pukul 23.15 pm, tanggal 23 Oktober 2018 lalu, di bandara Soekarno - Hatta. Untuk kami informasikan melalui whatsapa group forum khusus travel Anggota FTPI , agar Kejadian ini Tidak terjadi kepada Anggota FTPI "papar Edy H .

Lebih lanjut, Edy H menyatakan ke Whatapps Grop Forum Khusus anggota FTPI  sekitar pukul 00.10 bahwa jamaah sudah dapat berangkat alhamdulillah.

"Atas dasar itulah saya atas nama ketua FTPI dan nama pribadi memohon maaf atas postingan tersebut)," terang Edy H.

Edy H mengklaim atas postingan yang dilakukan itu semata-mata tidak mempunyai etikad jahat akan tetapi postingan yang di upload tersebut untuk peringatan kepada travel dibawah naungannya.

 atas nama pribadi serta sebagai ketua forum FTPI bahwa tidak berniat tidak baik dan tidak  mempunyai kepentingan apapun namun hanya sebatas peringataan kepada travel yang ada di bawah naungan 

"Postingan kerumunan jama'ah  yang kami upload ke salah satu group whatsApp bersifat pemberitahuan kepada salah satu travel dan tidak ada niat apa - apa melainkan hanya travel yang membawa jama'ah harus mengambil langkah agar tidak terlantar. Namun Alhamdullilah semua sudah selesai dan ini hanya kesalah pahaman saja,"ujarnya.

Atas pertemuan kedua belah pihak antara FTPI dengan PT. Syafa Arroyan Travelindo menemui kesepakatan antara lain : 

1. Bahwa Sdr Ifa Meminta kepada saya untuk melaksanakan klarifikasi melalui media dalam bentuk realease.

2. Setelah realease dilaksankaan maka, sdr Ifa akan mencabut laporan yang telah dibuat di polresta bandara soekarno hatta. (yn).

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123