,
Surabaya |  Bak jamur di musim hujan, usaha kuliner seperti, kedai atau cafe kopi banyak bermunculan di beberapa daerah, khususnya di kota...
    Oleh : Djafar Badjeber, Pengamat Politik Bogor |  Manusia telah menjadi makhluk yang menakutkan belakangan ini. Manusia abad...
Batang  | Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat. Penyelenggaraan TMMD selama...
Jakarta | Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) akan mengandeng perusahaan asuransi demi memberikan kenyamanan pengguna saat parkir...
Jakarta | Usai mendapat pengesahan dan legalitas dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemkumham) dengan nomor  AHU-0014787 AH O1.O7...
Jakarta  |  Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait Reuni 212 yang akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. 1.459...
26 Maret 2018 | Dibaca: 326 Kali
Mantan Menkopolhukam Apresiasi PWO

foto/ist

Jakarta - Setelah Panglima Daerah (Pangdam) Militer Diponogero, Mayor Jenderal Wuryanto, kini giliran mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Laksamana (Pur) Tedjo Edhy Purdijanto memberikan apresiasi berdirinya Perkumpulan Wartawan Online Indonesia (PWO) Indonesia.

“Harapan saya, PWO-Indonesia bisa menjadi organisasi yang mengayomi Insan Pers yang profesional,” tulis Laksamana (Pur) Tedjo dalam pesan WhatsApp-nya, sekitar jam 19.00 WIB kepada salah satu pendiri PWO-Indonesia, Feri Rusdiono.

Menurut Laksamana (Pur) kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini, kebebasan Pers saat ini sangat kebablasan , tendesius, tidak konstruktif.

“Pokoknya tulis saja dengan judul bombastis asal dibaca oleh masyarakat,” tambahnya, seraya mencontohkan beberapa pengelola media yang dicokok oleh Kepolisian.

“Semoga hal ini tidak terjadi pada anggota PWO,” pintanya.

Tedjo merunut kepada aturan-aturan Dewan Pers, termasuk pedoman penulisan. Misalnya harus berimbang, tidak tendesius dan sebagainya.

“Jadi berita dari anggota PWO harus akurat, beretika, akurat bermartabat dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” tambah mantan KSAL ini.

Agar tidak terjadi hal semacam itu, Laksamana (Pur) yang kini tercatat sebagai Politisi Partai Berkarya ini, meminta PWO mengedepankan pengembangan SDM anggota. Entah itu melalui pelatihan, workshop dan sebagainya. “Bisa juga dengan mengambil wartawan senior,” papar Laksamana (Pur) Tedjo menyambut baik keberadaan PWO yang anggotanya anak muda kisaran usia 30-an. “Karena organisasi ini didominasi anak muda, saya bersedia, didaulat sebagai penasehat,”pungkasnya mengakhiri pesan lewat WhatsApp. [yn/sumber PWO]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123