,
Depok - Wilayah Pondok Cina, Kecamatan Be ji, Depok, kini kian maju pesat dan tertata rapi. Nampak, terlihat beberapa gedung pencakar langit...
Jakarta - Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), kian eksis di tengah masyarakat. Salah satunya di wilayah...
Tambun - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), Tambun Selatan (Tamsel) Rundi Hikmah Prayogi meminta kepada...
Jumat, 07 September 2018
Jakarta - Peran pemuda dalam kancah politik harus menjadi prioritas dalam kepedulian terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang...
JAKARTA - Air susu dibalas dengan air tubah, Kebaikan dibalas dengan tindakan kejahatan, pepatah inilah yang dirasakan oleh salah seorang mantan...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
26 Maret 2018 | Dibaca: 310 Kali
Mantan Menkopolhukam Apresiasi PWO

foto/ist

Jakarta - Setelah Panglima Daerah (Pangdam) Militer Diponogero, Mayor Jenderal Wuryanto, kini giliran mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Laksamana (Pur) Tedjo Edhy Purdijanto memberikan apresiasi berdirinya Perkumpulan Wartawan Online Indonesia (PWO) Indonesia.

“Harapan saya, PWO-Indonesia bisa menjadi organisasi yang mengayomi Insan Pers yang profesional,” tulis Laksamana (Pur) Tedjo dalam pesan WhatsApp-nya, sekitar jam 19.00 WIB kepada salah satu pendiri PWO-Indonesia, Feri Rusdiono.

Menurut Laksamana (Pur) kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini, kebebasan Pers saat ini sangat kebablasan , tendesius, tidak konstruktif.

“Pokoknya tulis saja dengan judul bombastis asal dibaca oleh masyarakat,” tambahnya, seraya mencontohkan beberapa pengelola media yang dicokok oleh Kepolisian.

“Semoga hal ini tidak terjadi pada anggota PWO,” pintanya.

Tedjo merunut kepada aturan-aturan Dewan Pers, termasuk pedoman penulisan. Misalnya harus berimbang, tidak tendesius dan sebagainya.

“Jadi berita dari anggota PWO harus akurat, beretika, akurat bermartabat dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” tambah mantan KSAL ini.

Agar tidak terjadi hal semacam itu, Laksamana (Pur) yang kini tercatat sebagai Politisi Partai Berkarya ini, meminta PWO mengedepankan pengembangan SDM anggota. Entah itu melalui pelatihan, workshop dan sebagainya. “Bisa juga dengan mengambil wartawan senior,” papar Laksamana (Pur) Tedjo menyambut baik keberadaan PWO yang anggotanya anak muda kisaran usia 30-an. “Karena organisasi ini didominasi anak muda, saya bersedia, didaulat sebagai penasehat,”pungkasnya mengakhiri pesan lewat WhatsApp. [yn/sumber PWO]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123