,
Surabaya |  Bak jamur di musim hujan, usaha kuliner seperti, kedai atau cafe kopi banyak bermunculan di beberapa daerah, khususnya di kota...
    Oleh : Djafar Badjeber, Pengamat Politik Bogor |  Manusia telah menjadi makhluk yang menakutkan belakangan ini. Manusia abad...
Batang  | Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat. Penyelenggaraan TMMD selama...
Jakarta | Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) akan mengandeng perusahaan asuransi demi memberikan kenyamanan pengguna saat parkir...
Jakarta | Usai mendapat pengesahan dan legalitas dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemkumham) dengan nomor  AHU-0014787 AH O1.O7...
Jakarta  |  Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait Reuni 212 yang akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. 1.459...
11 November 2018 | Dibaca: 45 Kali
Umroh Bersama Pisok Travel : Harga Kaki Lima, Rasa Bintang Lima

Jakarta | Kesekian puluh kalinya PT Pisok Utama Wisata, sebuah perusahaan travel yang bergerak khusus di bidang penyelenggaraan Umroh dan Haji, sukses menyelenggarakan kegiatannya.     

Mengemas perpaduan antara ibadah umroh dan wisata religi adalah hal yang biasa. Tapi  kemasan yang diracik Pisok travel pimpinan *Hajjah Feti Herawati* ini  terasa apik dan menarik. Pisok membangun nuansa kekeluargaan dan kebersamaan sesama jamaah, meski berasal dari kultur budaya yang berbeda. Nama Pisok sendiri menurut Fetti adalah nama sejenis burung yang hidup di pulau Sulawesi. "Itu jenis burung langka disana", ujar wanita berdarah Bugis yang bersuami Iwan, wong kito galo.                          
                                      
Rabu 31 Oktober dini hari, 65 jamaah berasal dari Jakarta, Bekasi dan Palembang diterbangkan dengan pesawat Emirat. Setelah transit 3 jam di Abu Dhabi, pesawat pun landing di bandara King Abdul Azis, Jedah. Hawa dingin dengan suhu 19 derajat menyambut kehadiran para jamaah.                            

Setelah menyelesaikan proses ke imigrasian. Dua Mutojib (pemandu ibadah) yakni Ustad Nasir dan rekannya mempersilahkan para jamaah menaiki 2 bus yang telah tersedia menuju kota Madinah.

Perjalanan Jedah-Madinah yang memakan waktu 6 jam tak terasa lama apalagi membosankan. Karena selama perjalanan, kedua ustad asal Madura tersebut selain memandu ayat suci Al Quran terkait Umroh juga memberikan penjelasan momen tertentu yang dilalui bus rombongan.

Tiba di Madinah jamaah ditempatkan di Mumarak Silver Hotel yang jaraknya hanya 100 meter dari masjid Nabawi.Jarak yang sangat dekat ini tentu membuat nyaman para jamaah untuk beribadah, apalagi sholat di mesjid Nabawi yang pahalanya seribu kali dari solat di tempat lain. Di mejid Nabawi juga terdapat makam Rasullalah, Abu Bakar Ash-Siddiq dan Umar bin Khatab. Para jamaah juga dipandu untuk solat di sekitar makam nabi Rasullah yang disebut Raudhah.              

Di hari yang lain, jamaah berziarah ke makam Baqi. Ke Uhud dan kebun kurma.

Setelah 3 hari di Medinah, rombongan bertolak ke Mekah untuk menjalankan ibadah Umroh dengan mikod di mesjid Bir Ali. Meski saat tiba di Masjidil Haram cuaca tidak bersabat lantaran hujan dan hawa dingin menusuk tulang, tapi tidak menggentarkan ribuan jamaah yang datang dari seluruh dunia. Mereka dengan khusuk melakukan Tawaf yakni mengelilingi Kabah sebanyak 7 putaran dilanjutkan dengan Sa'i yakni berlari-lari kecil antara Safa-Marwah sebanyak 7 kali.

Selama 4 hari di Mekah, jamaah Pisok Travel melakukan ibadah Umroh sebanyak 2 kali. Namun bagi mereka yang ingin lebih dipersilahkan melakukannya lagi. "Kami siap memandu" ujar ustad Nasir yang sudah 13 tahun bermukim di Saudi Arabia.
                                     
Selama di Mekah, ustad Nasir juga membawa jamaah ke gua Hira tempat pertama kali Rasulallah menerima wahyu, padang Arafah dan Jabal Rahmah tempat bertemunya kembali nabi Adam dan Siti Hawa setelah berpuluh tahun terhempas dari Surga. 

Selain itu  ke kawasan Mina tempat jemaah haji melontar jumroh.Dihari lainnya, jamaah Pisok Travel dibawa kawasan padang Onta. Dimana jemaah bisa merasakan nikmatnya susu onta plus kencing onta, yang sebagian orang menyakini dapat menyembukan berbagai penyakit. Kemudian mengunjungi musium yang menyimpan berbagai benda bersejarah tentang kabah.
          
Di hari terakhir, setelah melakukan tawaf Wadha (perpisahan),  sebelum bertolak kembali ke tanah air menggunakan pesawat Malaysia Airline, jemaah diajak mampir ke toko oleh-oleh Ali Murah yang  kabarnya sebagian sahamnya milik artis kondang Dorce Gamalama, sambil menikmati baso Mang Udin di kawasan Jedah.        Menurut Ketua Pengawas perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) dan perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Taufiq Rachman yang ikut rombongan  menegaskan, pelayanan Pisok Travel memuaskan biaya pun terjangkau."Ibaratnya harga kaki lima tapi rasa bintang lima", pungkas Taufiq tersenyum (yn)

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123