,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
17 November 2018 | Dibaca: 179 Kali
140 Prajurit TNI Berangkat Tugas ke Papua

Jakarta | Sebanyak 140 Prajurit TNI dari Batalyon Komando 465 Paskhas/Brajamusti yang merupakan salah satu pasukan elit berkualifikasi Para Komando dipimpin Komandan Batalyon Komando (Danyonko) Letkol Pas Jhony Immanuel, diberangkatkan dalam rangka pengamanan Bandara di daerah Provinsi Papua.

Upacara pemberangkatan 140 prajurit yang tergabung dalam Operasi Satgas Paskhas 465/Brajamusti (Yonko 465/Paskhas) dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.I.P. di Main Apron Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Timur, Sabtu (17/11/2018).

Mengawali sambutannya, Danlanud Supadio mengucapkan selamat kepada segenap prajurit TNI Yonko 465/Paskhas yang mendapat kepercayaan dari Pimpinan TNI, Bangsa dan Negara, untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan Bandara di daerah rawan Papua. “Kepercayaan ini merupakan kehormatan dan tugas mulia untuk dipertanggungjawabkan serta dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurut Marsma TNI Minggit Tribowo, penugasan ke daerah operasi bagi seorang prajurit merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara dan bangsa, serta suatu tugas kehormatan yang dipercayakan kepadanya. “Sebagai Patriot dan Bhayangkari Negara, tugas operasi merupakan tuntutan tugas di atas segala-galanya, hal ini dilaksanakan demi tetap tegaknya kedaulatan wilayah NKRI,” tegasnya.

Danlanud Supadio menambahkan bahwa bagi prajurit yang pernah melaksanakan tugas operasi, penugasan kali ini akan memberikan tambahan bekal pengalaman dan peningkatan profesionalisme. Sedangkan bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi, penugasan ini akan menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga untuk menunjang karier sebagai prajurit.

“Kepada prajurit dalam Satgas ini, saya mengingatkan agar membulatkan tekad dan komitmen terkait dengan tugas-tugas yang akan dihadapi, sehingga secara fisik maupun mental akan konsentrasi sepenuhnya bagi pelaksanaan tugas operasi,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Danlanud Supadio mengatakan bahwa berbagai persiapan yang telah dilaksanakan selama ini termasuk pembekalan keterampilan taktik serta teknik pengamanan dan pertempuran, diharapkan dapat dijadikan sebagai pegangan dalam menghadapi segala kemungkinan permasalahan yang akan timbul di daerah operasi. (Puspen TNI/yn)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT