,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
07 Februari 2018 | Dibaca: 236 Kali
Abdul Azis Khafia Melahirkan Ide Baru

Bersama Kamal Hasan rekan seperjuangan sebagai guru,  Abdul Azis Khafia [tengah] dan Lahyanto Nadie ketika menjadi Wakil Sekjen Bamus .[foto/ist]

Jakarta, Fokusjurnal.com  – Modal integritas dan keyakinan membuat Abdul Azis Khafia selalu melahirkan ide baru untuk kemaslahatan umat. Senator kelahiran di Jakarta, 23 November 1975, ini selalu tampil bersahaja, namun tidak meninggalkan humor yang tinggi layaknya anak Betawi.

Anak Kebayoran Lama yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Islam Assyafi’iyah (UIA) Fakultas MIPA, Jurusan Biologi, banting setir dari guru menjadi senator. Itulah sebabnya ia mengambil program S2 dan S3 di FISIP Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung bidang Kajian Utama Ilmu Pemerintahan

Meskipun tampil sebagai senator-termuda dari DKI Jakarta-, ayah tiga anak ini tak bisa melepaskan dirinya sebagai guru, yang dilakoninya bahkan sejak masih sekolah ia memberikan les privat bahasa Inggris.

Sabtu (4 Februari 2014), Azis blusukan ke Kampung Sawah, Srengsengsawah, Jakarta Selatan. Aktivis sejak masa sekolah ini berceramah di mesjid Al Ikhwan dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. “Integritas dan keyakinan itu modal utama,” begitu pesan Azis kepada umat menceritakan kisah hidupnya.

rajin membaca buku, sehingga tulisannya juga kuat dengan data akurat. Karyanya paling anyar adalah You are what you think.

Bercerita tentang Azis tak pernah kehabisan bahan. Sejak menjadi Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia Madrasah Aliyah (PPI MA) DKI Jakarta tahun 2002-2007, Ketua Garda Muda Merah Putih (GMPP) DKI Jakarta, Wakil Sekjend BAMUS Betawi, Ketua Umum Forum Pemuda Betawi (FPB) hingga sebagai anggota Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur, membahas tentang Azis bisa dari berbagai sudut pandang.

Sebab, ia juga pernah menjadi Ketua dari Forum Bersama Untuk Satu (FB-l); Lembaga Pengelola Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setubabakan, hingga Wakil Sekretaris KNPI Provinsi DKI Jakarta dan Komisi Agama DPP KNPI.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Abdul Azis Khafia merupakan Staf ahli DPRD Provinsi DKI Jakarta, anggota Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Tenaga Ahli D

 Ketika ditanya apakah masih berambisi pada Pilgub 5 tahun lagi, ia menjawab dengan diplomatis. “Tahun depan, insya Allah saya menjadi senator lagi. Masih banyak yang perlu  diberesin,” katanya dengan logat Betawi. (slm/yn/rsi).

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT