,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
07 Februari 2018 | Dibaca: 83 Kali
Abdul Azis Khafia Melahirkan Ide Baru

Bersama Kamal Hasan rekan seperjuangan sebagai guru,  Abdul Azis Khafia [tengah] dan Lahyanto Nadie ketika menjadi Wakil Sekjen Bamus .[foto/ist]

Jakarta, Fokusjurnal.com  – Modal integritas dan keyakinan membuat Abdul Azis Khafia selalu melahirkan ide baru untuk kemaslahatan umat. Senator kelahiran di Jakarta, 23 November 1975, ini selalu tampil bersahaja, namun tidak meninggalkan humor yang tinggi layaknya anak Betawi.

Anak Kebayoran Lama yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Islam Assyafi’iyah (UIA) Fakultas MIPA, Jurusan Biologi, banting setir dari guru menjadi senator. Itulah sebabnya ia mengambil program S2 dan S3 di FISIP Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung bidang Kajian Utama Ilmu Pemerintahan

Meskipun tampil sebagai senator-termuda dari DKI Jakarta-, ayah tiga anak ini tak bisa melepaskan dirinya sebagai guru, yang dilakoninya bahkan sejak masih sekolah ia memberikan les privat bahasa Inggris.

Sabtu (4 Februari 2014), Azis blusukan ke Kampung Sawah, Srengsengsawah, Jakarta Selatan. Aktivis sejak masa sekolah ini berceramah di mesjid Al Ikhwan dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. “Integritas dan keyakinan itu modal utama,” begitu pesan Azis kepada umat menceritakan kisah hidupnya.

rajin membaca buku, sehingga tulisannya juga kuat dengan data akurat. Karyanya paling anyar adalah You are what you think.

Bercerita tentang Azis tak pernah kehabisan bahan. Sejak menjadi Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia Madrasah Aliyah (PPI MA) DKI Jakarta tahun 2002-2007, Ketua Garda Muda Merah Putih (GMPP) DKI Jakarta, Wakil Sekjend BAMUS Betawi, Ketua Umum Forum Pemuda Betawi (FPB) hingga sebagai anggota Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur, membahas tentang Azis bisa dari berbagai sudut pandang.

Sebab, ia juga pernah menjadi Ketua dari Forum Bersama Untuk Satu (FB-l); Lembaga Pengelola Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setubabakan, hingga Wakil Sekretaris KNPI Provinsi DKI Jakarta dan Komisi Agama DPP KNPI.

Sebelum bergabung dengan DPD RI, Abdul Azis Khafia merupakan Staf ahli DPRD Provinsi DKI Jakarta, anggota Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Tenaga Ahli D

 Ketika ditanya apakah masih berambisi pada Pilgub 5 tahun lagi, ia menjawab dengan diplomatis. “Tahun depan, insya Allah saya menjadi senator lagi. Masih banyak yang perlu  diberesin,” katanya dengan logat Betawi. (slm/yn/rsi).

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123