,
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Syarif Hidayat yang di dampingi oleh Kapolsek Johar Baru Kompol Endy...
Jakarta | Disela - sela pemberian santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat, Ketua...
Jakarta | Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika.SH bersama Ny.Dewi Endy Mahandika memberikan santunan kepada 25 anak...
Jakarta | Rotasi besar - besar di Pemrov DKI Jakarta membuat Nurhelmy Fitriyani yang menempati sebagai Camat Johar Baru menjadi tantangan tersendiri....
22 Februari 2019 | Dibaca: 13 Kali
Kericuhan Diduga Aksi Copet di Malam Munajat 212

Jakarta | Kericuhan terjadi saat acara Malam Munajat 212 berjalan. Tak jauh di belakang panggung utama, dekat pintu masuk VIP acara.

Menurut keterangan anggota polisi, insiden ini bermula ketika seorang pria yang diduga pencopet dipergoki massa. Mengetahui hal itu, pihak keamanan dari panitia lantas mengerumuni pria tersebut.

"Benar tadi karena copet," ujar seorang polisi yang ikut mengendalikan situasi.

Mendengar keriuhan yang terjadi, para pewarta yang bertugas di sekitar lokasi langsung menengok. Beberapa dari mereka berusaha meliput kegiatan itu dengan kamera dan ponsel.

Akan tetapi, pihak keamanan dari panitia yang memakai seragam serba putih lekas mencegah wartawan mengambil gambar penangkapan copet itu.

Massa meminta agar wartawan berhenti merekam dengan nada tinggi. Sejurus kemudian, keributan mulai meluas. Semakin banyak massa yang meminta agar tidak ada yang merekam. 

Salah satu pewarta yang mengambil video dengan kamera pun kena imbasnya. Di tengah keriuhan tersebut, ia dirangkul oleh panitia yang naik pitam atas kegiatannya.

Puluhan anggota Laskar Pembela Islam (LPI) mengerubungi wartawan yang merekam. Mereka diduga ingin mengambil ponsel yang digunakan untuk merekam. 

Wartawan yang bersangkutan tidak berdiam diri. Dia tetap berupaya agar telepon selulernya tidak diambil oleh massa. 

Sementara itu, orang yang diduga copet dan sempat diamankan ke dalam tenda sudah dibawa keluar dari lokasi acara. Pelaku dibawa dengan pengawalan yang cukup ramai untuk mencegah aksi main hakim sendiri. (nn/**).

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123