,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
03 Oktober 2018 | Dibaca: 149 Kali
Komsos Danpusterad di Korem 031/Wira Bima: Warga Negara Wajib Jaga Keutuhan Bangsa

Jakarta - Bertempat di Aula Makorem 031/Wira Bima, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayjend TNI Hartomo melakukan Komunikasi Sosial dalam rangka Asistensi Teknis Penyelenggaraan Komunikasi Sosial kepada seluruh anggota dan tamu undangan, Selasa (2/10).

Hadir dalam acara tersebut, Kasrem 031/WB, para Kasirem 031/WB, Perwakilan Polda Riau, Lanud RSN, LAM, segenap Komponen Ormas Kemasyarakatan dan Ormas Kepemudaan.

Sebelum Danpusterad memberikan sambutan, terlebih dulu Danrem 031/WB Brigjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M mengucapkan selamat datang kepada Danpusterad TNI AD beserta rombongan dan Tamu undangan yang.

Danpusterad Mayjen TNI Hartomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didalamnya terdapat Pancasila, Menghargai Demokrasi yang ada di negara Republik Indonesia. Hal ini dapat kita mulai dari lingkungan yang paling kecil yaitu Keluarga. Serta menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Melindungi Keutuhan dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Melaksanakan Binter dan Komsos dengan Komponen bangsa Lainnya sampai tingkat Bawah.

"Diwajibkan setiap Warga negara harus bisa mewaspadai setiap ancaman yang ada di sekeliling nya, baik itu Kriminalitas, Bencana Alam, faham Radikalisme, separatisme, Terorisme, Narkoba dan yang lainnya. Bahkan yang paling berbahaya saat ini yaitu sudah adanya indikasi berkembangnya Komunis di Indonesia dan ini sudah mulai berkembang di Kalangan Masyarakat. Hal ini berdasarkan ditemukannya beberapa buku, bendera, kaos yang menggunakan lambang Komunis. Hal ini harus kita cegah karena Komunis tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," tegas Mayjen TNI Hartomo dihadapan peserta melalui rilis Penrem 031/WB.

Mayjen TNI Hartomo mengharapkan bahwa, Media Sosial merupakan kemajuan Teknologi, namun sering dijadikan sebagai sarana penyebaran berita yang tidak benar atau tidak tepat, dijadikan sebagai sarana Hoax yang dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat.

"Mari kita semua yang hadir di ruangan ini dapat mensosialisasikan tentang media sosial dengan baik dan benar. Disintegrasi bangsa jangan sampai terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan adanya hal-hal yang saya sampaikan diatasi," pungkasnya (red/yn)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT