,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
30 Oktober 2018 | Dibaca: 237 Kali
Laksamana Tedjo: Jurnalis Dan Penulis Harus Jujur Dan Profesional

Jakarta | Ketua Dewan Penasehat Perkumpulan Wartawan Online Indepeden Nusantara ( PWOIN)

Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H.  dalam pembekalannya di Munas IV IPJI meminta insan pers harus bekerja secara jujur dan profesional.

“Perkembangan teknologi begitu cepat maka Penulis dan jurnalis harus bisa mengikuti dinamika sekarang, ” demikian Laksamna Tedjo yang juga mantan Menkopolhukam di era Jokowi ini.

Tedjo mengingatkan di Tahun Politik Penulis dan jurnalis harus bisa independen.

“Independensi itu membuat profesi jurnalis dalam sudut pandang perkembangan politik, ” ujar Tedjo dengan semgat.

Tapi Tedjo dalam memperjuangkan profesi ini juga menghadapi tantangan yang berat seperti pembunuhan terhadap wartawan seperti Muhammad Yufuf. Selain itu juga di daerah masih banyak kriminalisasi terhadap pers.

Tedjo mengakui, memang masih lemh standarisasi profesi jurnalis dan penulis.
“Saya berharap IPJI dan PWOIN bisa menciptakan program peningkatan standarisasi jurnalis ini, ” ujar Tedjo.

Dalam membangun kebersamaan Tedjo perlu meningkatkan persatuan dan kesatuan jurnalis dan penulis. ” Saya berharap di organisasi dibangun program persaudaraan seperti Kegiatan Press Broherhood.

Laksamana Tedjo mengingatkan profesi jurnalis dan penulis bisa menghalau berita hoax .

” Banyak wartawan korban hoax termasuk saya korban berita hoax sehingga lengser menkopolhukam. Dan berita hoax itu menyakitkan, ” ungkap mantan Kasal ini dengan merendah. (yn)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT