,
22 Desember 2017 | dibaca: 34 Kali
Membela Palestina, Indonesia Diminta Jangan Takut Ancaman Trump
noeh21
Donald Trump Presiden Amerika Serikat (foto ist)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam negara-negara yang akan memberikan voting menolak pernyataan Amerika Serikat (AS) terkait Yerusalem. Ancaman itu berupa pengurangan dana yang akan diberikan kepada negara tersebut. 
 
Hal itu disampaikan Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Rabu (20/12/2017) waktu setempat. Trump mengatakan dirinya akan memantau hasil voting yang dilakukan dalam Majelis Umum PBB dan membuat daftar negara mana saja yang menentang pernyataannya.
 
Pernyataan Trump yang bernada ancaman itu disikapi oleh Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis. Indonesia pun akan tetap bisa tumbuh baik dalam segi ekonomi maupun sumber daya alam, tanpa Amerika.
 
"Kita bisa hidup mandiri di Indonesia, baik secara investasi maupun kekayaan alam," kata Cholil Nafis, Kamis (21/12).
 
Cholil menilai, Indonesia tidak terlalu banyak menggantungkan ekonomi kepada AS.
 
Bahkan, jika terkait dengan Freeport, minyak, dan tambang, Indonesia tidak perlu takut.
 
Begitu juga dalam segi keamanan, lanjut Cholil, Indonesia dianggap mampu turut serta dalam menjaga keamanan dunia maupun negaranya sendiri. 
 
"Jadi menurut saya, untuk membela Palestina kita tidak perlu takut," tegas Cholil.
 
Terbukti juga, ucap dia, rakyat Indonesia dalam aksi 1712 untuk mensuport kebijakan pemerintah dalam melaksanakan konstitusi bahwa kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa di dunia ini.
 
 "Kita tetap konsisten untuk membela (Palestina), jangan khawatir dan gentar Presiden dibela oleh rakyat, membela Palestina apapun yang terjadi," ungkap Cholil. (**)
Berita Terkait
Berita Lainnya