,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten melantik Jermia Kalalo. SE,  sebagai Ketua Dewan...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Pembinaan Potensi Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan...
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta | Haryanto Badjoeri Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta di era Gubernur Fauzi Bowo menghadiri pelantikan serentak Badan Potensi Pembinaan Keluarga...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
03 Januari 2018 | Dibaca: 312 Kali
Gubernur Babel Diminta Tak Ingkar Janji

Dedy Yulianto Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung (foto/ist)

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com – Statment Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan dinilai melukai hati rakyat Bangka Belitung (Babel) yang menyebutkan “Petani Lada Jangan Cengeng”, pernyataan gubernur itu langsung mendapatkan kritikan dari Dedy Yulianto Wakil Ketua DPRD Babel. Dedy menyayangkan atas statment gubernur yang sudah melukai hati para petani.
 
Dikatakan Dedy pekerjaan petani sangat mulia,  bahkan petani lada menaruh harapan besar kepada gubernur. Harusnya gubernur ingat saat janji politiknya yang telah disampaikannya saat kampanye lalu.
 
“Harusnya gubernur dapat memberikan inovasi dan terobosan bagaimana harga lada bisa naik seperti tahun sebelumnya dimana harga lada sangat berjaya,” kata Dedy Yulianto, Selasa (2/1/2018) di ruang kerjanya.
 
Ia memaparkan untuk kwalitas lada di Babel sudah tidak diragukan lagi, hanya saja permasalahan disini bukan masalah bibit ataupun kwalitas namun kepada soal harga.
 
"Masih dalam ingatan kita, di saat waktu kampanye dulu dimana pak gubernur mengunjungi kebun lada dengan menggunakan motor untuk melihat langsung kebun petani lada. Saat itupula pak gubernur memberikan ide serta gagasan salah satunya adalah junjung sahang yang menggunakan pohon kapuk. Bahkan pak gubernur juga menilai bahwa petani lada di Babel sangat berbeda jauh  dengan petani lada diluar negeri bahkan pak gubernur ini artinya program pak gubernur sangat mendukung petani lada, bahkan pak gubernur berjanji akan menaikan harga lada," jelasnya
 
Rasa kecewa atas ucapan gubernur yang mengatakan Petani Lada Jangan Cengeng dan Bersyukur Atas Terpuruknya Harga Lada Saat Ini. Hal ini sama saja menyakiti perasaan para petani lada.
 
“Saya menilai apa yang dilontarkan pak gubernur sangat tidak elok. Dia itukan seorang gubernur  harusnya tidak keluar pernyataan seperti itu sama saja menyakiti hati para petani lada. Kita semua tahu bahwa pak gubernur banyak dukungan dari para petani lada di Babel,”papar Dedy
 
Pihaknya meminta agar Gubernur meralisasikan janjinya saat kampanye yang ingin Mensejahterakan para petani bukan sebaliknya mengatakan Petani Lada Jangan Cengeng dan Bersyukur Atas Harga Menurun.(rey)
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT