,
Depok - Wilayah Pondok Cina, Kecamatan Be ji, Depok, kini kian maju pesat dan tertata rapi. Nampak, terlihat beberapa gedung pencakar langit...
Jakarta - Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), kian eksis di tengah masyarakat. Salah satunya di wilayah...
Tambun - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI), Tambun Selatan (Tamsel) Rundi Hikmah Prayogi meminta kepada...
Jumat, 07 September 2018
Jakarta - Peran pemuda dalam kancah politik harus menjadi prioritas dalam kepedulian terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang...
JAKARTA - Air susu dibalas dengan air tubah, Kebaikan dibalas dengan tindakan kejahatan, pepatah inilah yang dirasakan oleh salah seorang mantan...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
05 Februari 2018 | Dibaca: 92 Kali
Kartu Merah Fahri Untuk Jokowi

Fahri Hamzah/ KA KAMMI (ist)

Fokusjurnal.com, Jakarta – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pertama Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) yang dilaksanakan pada 3-4 Februari 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, dengan tema “Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia” dibuka oleh Wakil Ketua DPRRI Fahri Hamzah yang sekaligus penerima mandat sebagai Presiden KA KAMMI pertama.
 
Fahri Hamzah pada 29 Maret 1998 mendirikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sebagai organisasi motor reformasi ditandai tumbangnya Soeharto dan orde baru. November 2016, bersama-sama para alumni KAMMI, Fahri Hamzah mendirikan wadah para alumni KAMMI yang telah berkarya di berbagai sektor dalam sebuah organisasi KA KAMMI.
 
Ada tiga agenda penting yang dibahas dalam Mukernas KA KAMMI, yakni konsep dan arah baru Indonesia ke depan, calon presiden alternatif yang akan diusulkan oleh KA KAMMI kepada partai politik dan publik, dan Pawai Kebangsaan sebagai cara organisasi dalam mengawal Indonesia Baru, Pemimpin Baru dan Arah Baru Indonesia, serta menghimpun semua kekuatan bangsa.
 
Sehari sebelumnya (Jumat, 2/2) Zaadit Taqwa, Ketua BEM UI mengeluarkan kartu kuning saat Presiden Joko Widodo hadir di Dies Natalis Universitas Indonesia sebagai tanda protes. Fahri Hamzah tidak mau kalah, dalam sambutannya, ia juga mengacungkan kartu merah.
 
“Kalau kartu merah sudah keluar, maka Presiden semestinya keluar gelanggang,” ucap Fahri.
 
Bersamaan dengan itu Fadli Zon yang didaulat naik ke panggung untuk memberikan sambutan, mengatakan bahwa ia mencatat beberapa hal selama kepemimpinan Presiden Jokowi.
 “Saya catat 100 janji Jokowi saat kampanye dan seingat saya baru penetapan hari santri yang sudah pak Jokowi tepati,” jelasnya.(ep)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123