,
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Pangkalpinang – Guna memberikan rasa nyaman dan aman ditengah masyarakat, pihak Pengelola Pasir Padi Bay bekerjasama di bidang keamanan...
Minggu, 04 Maret 2018
Subang, Fokusjurnal.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Laskar Indonesia [DPC LI] Pagaden, Kabupaten Subang, Agus Abeng mengukuhkan Ranting...
Jakarta – Pemerintah Provinsi [Pemrov] DKI Jakarta menerbitkan surat edaran terkait waktu operasional tempat hiburan malam. Aturan itu tertuang...
Jakarta – Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sosok Hutomo Mandala Putra atau yang biasa di sapa Tommy Soeharto ini, belum lama ini...
Jakarta – Pertemuan Dewan Pembina  Perkumpulan Wartawan Online [PWO] Independen NUSANTARA, Drs. H. Prabowo Soenirman, AK. MM dengan...
05 Februari 2018 | Dibaca: 55 Kali
Kartu Merah Fahri Untuk Jokowi

Fahri Hamzah/ KA KAMMI (ist)

Fokusjurnal.com, Jakarta – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pertama Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) yang dilaksanakan pada 3-4 Februari 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, dengan tema “Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia” dibuka oleh Wakil Ketua DPRRI Fahri Hamzah yang sekaligus penerima mandat sebagai Presiden KA KAMMI pertama.
 
Fahri Hamzah pada 29 Maret 1998 mendirikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sebagai organisasi motor reformasi ditandai tumbangnya Soeharto dan orde baru. November 2016, bersama-sama para alumni KAMMI, Fahri Hamzah mendirikan wadah para alumni KAMMI yang telah berkarya di berbagai sektor dalam sebuah organisasi KA KAMMI.
 
Ada tiga agenda penting yang dibahas dalam Mukernas KA KAMMI, yakni konsep dan arah baru Indonesia ke depan, calon presiden alternatif yang akan diusulkan oleh KA KAMMI kepada partai politik dan publik, dan Pawai Kebangsaan sebagai cara organisasi dalam mengawal Indonesia Baru, Pemimpin Baru dan Arah Baru Indonesia, serta menghimpun semua kekuatan bangsa.
 
Sehari sebelumnya (Jumat, 2/2) Zaadit Taqwa, Ketua BEM UI mengeluarkan kartu kuning saat Presiden Joko Widodo hadir di Dies Natalis Universitas Indonesia sebagai tanda protes. Fahri Hamzah tidak mau kalah, dalam sambutannya, ia juga mengacungkan kartu merah.
 
“Kalau kartu merah sudah keluar, maka Presiden semestinya keluar gelanggang,” ucap Fahri.
 
Bersamaan dengan itu Fadli Zon yang didaulat naik ke panggung untuk memberikan sambutan, mengatakan bahwa ia mencatat beberapa hal selama kepemimpinan Presiden Jokowi.
 “Saya catat 100 janji Jokowi saat kampanye dan seingat saya baru penetapan hari santri yang sudah pak Jokowi tepati,” jelasnya.(ep)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123