,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
05 Februari 2018 | Dibaca: 194 Kali
Kartu Merah Fahri Untuk Jokowi

Fahri Hamzah/ KA KAMMI (ist)

Fokusjurnal.com, Jakarta – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pertama Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) yang dilaksanakan pada 3-4 Februari 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, dengan tema “Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia” dibuka oleh Wakil Ketua DPRRI Fahri Hamzah yang sekaligus penerima mandat sebagai Presiden KA KAMMI pertama.
 
Fahri Hamzah pada 29 Maret 1998 mendirikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sebagai organisasi motor reformasi ditandai tumbangnya Soeharto dan orde baru. November 2016, bersama-sama para alumni KAMMI, Fahri Hamzah mendirikan wadah para alumni KAMMI yang telah berkarya di berbagai sektor dalam sebuah organisasi KA KAMMI.
 
Ada tiga agenda penting yang dibahas dalam Mukernas KA KAMMI, yakni konsep dan arah baru Indonesia ke depan, calon presiden alternatif yang akan diusulkan oleh KA KAMMI kepada partai politik dan publik, dan Pawai Kebangsaan sebagai cara organisasi dalam mengawal Indonesia Baru, Pemimpin Baru dan Arah Baru Indonesia, serta menghimpun semua kekuatan bangsa.
 
Sehari sebelumnya (Jumat, 2/2) Zaadit Taqwa, Ketua BEM UI mengeluarkan kartu kuning saat Presiden Joko Widodo hadir di Dies Natalis Universitas Indonesia sebagai tanda protes. Fahri Hamzah tidak mau kalah, dalam sambutannya, ia juga mengacungkan kartu merah.
 
“Kalau kartu merah sudah keluar, maka Presiden semestinya keluar gelanggang,” ucap Fahri.
 
Bersamaan dengan itu Fadli Zon yang didaulat naik ke panggung untuk memberikan sambutan, mengatakan bahwa ia mencatat beberapa hal selama kepemimpinan Presiden Jokowi.
 “Saya catat 100 janji Jokowi saat kampanye dan seingat saya baru penetapan hari santri yang sudah pak Jokowi tepati,” jelasnya.(ep)
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT