,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
07 Januari 2018 | Dibaca: 278 Kali
Akankah Pilkada Sumut Head To Head ?

(foto/ist)

Jakarta, Fokusjurnal.com - Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) akhirnya medeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara serantak Juni mendatang.

Sebanyak 25 ribu massa menghadiri acara deklarasi tersebut Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) telah didukung Gerindra, PKS, PAN, Golkar dan NasDem maju, pada Minggu (7/1/2018).

Direncanakan sehari setelah deklarasi, pasangan Edy-Ijeck akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada Senin (8/1) didampingi pimpinan tiga parpol pendukung dalam Pilgub Sumut.

Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) dinyatakan syarat mutlak dalam pencalonan dirinya dengan gabungan kursi ketiga partai di DPRD Sumut yang berjumlah sebanyak 28 kursi, diantaranya Gerindra13, PKS 9, dan PAN ada 6. Jumlah gabungan kursi itu sudah melebihi syarat administrasi yang ditetapkan guna mencalonkan kandidat dalam Pilkada Serentak 2018 yakni minimal 20 kursi di DPRD provinsi.

Seperti diketahui Edy Rahmayadi telah mengajukan pengunduran diri dari TNI. Rencana mundurnya guna mengikuti kontestasi Pilkada Sumut itu pun telah disampaikannya kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Di institusi militer tersebut jabatan terakhir Edy adalah Panglima Komando Strategi Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad).

Sebelumnya, dalam karier militernya, Edy pernah menjabat Pangdam I Bukit Barisan yang komandonya meliputi wilayah pertahanan Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Sementara itu, di luar kedinasan militer, Edy saat ini adalah Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sedangkan pasangannya dalam Pilgub Sumut, Musa Rajekshah alias Ijeck merupakan pengusaha muda yang pernah menjadi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, dan kini menjadi Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumut.

Sementara itu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah menunjuk Djarot Saful Hidayat sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara. Sosok Djarot karena dinilai sebagai sosok yang dikenalnya dengan baik sebagai mantan Wali Kota Blitar, Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta. Rekam jejak Djarot dinilai oleh PDI-P tergolong bersih selama memimpin. Beredar kabar bakal calon wakil gubernur  yang akan mendapingi Djarot pada pilkada Sumut adalah Sihar Sitorus, sosok Sihar Sitorus adalah putra dari DL Sitorus. Sihar Sitorus diketahui bekerja bersama Puan di Kementerian PMK. 

Sementara itu, untuk Demokrat, PKB, PPP, Hanura belum mengumumkan calonnya di Pilgub Sumut. (**)
 

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT