,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
07 Januari 2018 | Dibaca: 127 Kali
Akankah Pilkada Sumut Head To Head ?

(foto/ist)

Jakarta, Fokusjurnal.com - Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) akhirnya medeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara serantak Juni mendatang.

Sebanyak 25 ribu massa menghadiri acara deklarasi tersebut Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) telah didukung Gerindra, PKS, PAN, Golkar dan NasDem maju, pada Minggu (7/1/2018).

Direncanakan sehari setelah deklarasi, pasangan Edy-Ijeck akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada Senin (8/1) didampingi pimpinan tiga parpol pendukung dalam Pilgub Sumut.

Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck) dinyatakan syarat mutlak dalam pencalonan dirinya dengan gabungan kursi ketiga partai di DPRD Sumut yang berjumlah sebanyak 28 kursi, diantaranya Gerindra13, PKS 9, dan PAN ada 6. Jumlah gabungan kursi itu sudah melebihi syarat administrasi yang ditetapkan guna mencalonkan kandidat dalam Pilkada Serentak 2018 yakni minimal 20 kursi di DPRD provinsi.

Seperti diketahui Edy Rahmayadi telah mengajukan pengunduran diri dari TNI. Rencana mundurnya guna mengikuti kontestasi Pilkada Sumut itu pun telah disampaikannya kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Di institusi militer tersebut jabatan terakhir Edy adalah Panglima Komando Strategi Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad).

Sebelumnya, dalam karier militernya, Edy pernah menjabat Pangdam I Bukit Barisan yang komandonya meliputi wilayah pertahanan Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Sementara itu, di luar kedinasan militer, Edy saat ini adalah Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sedangkan pasangannya dalam Pilgub Sumut, Musa Rajekshah alias Ijeck merupakan pengusaha muda yang pernah menjadi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, dan kini menjadi Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumut.

Sementara itu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah menunjuk Djarot Saful Hidayat sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara. Sosok Djarot karena dinilai sebagai sosok yang dikenalnya dengan baik sebagai mantan Wali Kota Blitar, Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta. Rekam jejak Djarot dinilai oleh PDI-P tergolong bersih selama memimpin. Beredar kabar bakal calon wakil gubernur  yang akan mendapingi Djarot pada pilkada Sumut adalah Sihar Sitorus, sosok Sihar Sitorus adalah putra dari DL Sitorus. Sihar Sitorus diketahui bekerja bersama Puan di Kementerian PMK. 

Sementara itu, untuk Demokrat, PKB, PPP, Hanura belum mengumumkan calonnya di Pilgub Sumut. (**)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123