,
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Pangkalpinang – Guna memberikan rasa nyaman dan aman ditengah masyarakat, pihak Pengelola Pasir Padi Bay bekerjasama di bidang keamanan...
Minggu, 04 Maret 2018
Subang, Fokusjurnal.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Laskar Indonesia [DPC LI] Pagaden, Kabupaten Subang, Agus Abeng mengukuhkan Ranting...
Jakarta – Pemerintah Provinsi [Pemrov] DKI Jakarta menerbitkan surat edaran terkait waktu operasional tempat hiburan malam. Aturan itu tertuang...
Jakarta – Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sosok Hutomo Mandala Putra atau yang biasa di sapa Tommy Soeharto ini, belum lama ini...
Jakarta – Pertemuan Dewan Pembina  Perkumpulan Wartawan Online [PWO] Independen NUSANTARA, Drs. H. Prabowo Soenirman, AK. MM dengan...
23 Januari 2018 | Dibaca: 164 Kali
Andi dan Zeki Menjadi Saksi SPPD yang Diduga Fiktif

para saksi saat memberikan kesaksian di pengadilan Tipikor, Kota Pangkalpinang (foto/ist)

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) , Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, kembali menggelar persidangan perkara Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang diduga fiktif oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang.

Majelis hakim menghadirkan dua orang saksi yaitu  Andi dari Fraksi Partai Amanat Nasioanal (PAN) serta Zeki Yamani dari Fraksi Demokrat keduanya adalah anggota DPRD Kota Pangkalpinang.

Andi menjelaskan kepada majelis hakim yang diketuai Sri Endang Ningsih, di hadapan hakim dirinya mengaku mengetahui adanya jadwal perjalanan dinas tersebut. Namun demikian saksi, tidak mengikuti perjalanan dinas ke Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) di Jakarta. Dituturkan saksi, bahwa dirinya tidak menerima dana perjalanan dinas tersebut.

 "Saya tahu adanya jadwal perjalanan dinas namun saya tidak menghadiri perjalanan dinas itu. Bahkan saya tidak menerima uang perjalanan dinas tersebut yang mulia,” jelas saksi di persidangan Tipikor, Kota Pangkalpinang, Senin (22/1/2018).

Majelis hakim kembali memastikan dan kembali mempertanyakan seputar dana perjalanan dinas kepada saksi.
" Iya benar bu saya tidak mengambilnya," tegas Andi.

Majelis hakim memberikan apresiasi kepada saksi, pasalnya saksi tidak menerima dana perjalanan dinas itu.
" Jika benar saksi tidak menerima dana perjalanan dinas itu sangat bagus, karena itu memang bukan hak anda,” ucap Sri Ningsih menyikapi jawaban saksi.

Alasan Andi tidak ikut serta dalam perjalanan dinas ke Kemenpora RI, di Jakarta, dikarenakan mendapat informasi dari Riki Rakasiwi anggota komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, bahwa ada keluarga staf Kemenpora di Jakarta yang meninggal. (rey)
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123