,
Jakarta | Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum...
Jakarta | Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat menggelar acara olahraga bersama tiga pilar, yakni dari unsur Polsek, Kecamatan, Koramil JB 08...
Jakarta | Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Syarif Hidayat yang di dampingi oleh Kapolsek Johar Baru Kompol Endy...
Jakarta | Disela - sela pemberian santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat, Ketua...
Jakarta | Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika.SH bersama Ny.Dewi Endy Mahandika memberikan santunan kepada 25 anak...
Jakarta | Rotasi besar - besar di Pemrov DKI Jakarta membuat Nurhelmy Fitriyani yang menempati sebagai Camat Johar Baru menjadi tantangan tersendiri....
03 Maret 2018 | Dibaca: 727 Kali
Kasus Honorer  di Kab. Subang Mencapai Miliaran

foto/ist : Ilustrasi

Subang, Fokusjurnal.com – Tenaga honorer atau yang di kenal K2 menuntut AS, oknum mantan pegawai Badan Kepegawaian Daerah [BKD] Kabupaten Subang,  yang saat itu menjabat sebagai Kepala Seksi [Kasie]. Oknum AS mengiming-imingi tenaga honorer  menjadi Pegawai Negeri Sipil [PNS].

Namun ketika para korban mencoba mengecek terkait kelulusannya, nama mereka tidak tertera di website resmi CPNS maupun madding di setiap instansi. Padahal mereka  sudah menyetor uang ke AS berjumlah miliaran rupiah.

AS, yang kini menjadi pejabat di Arsip Daerah [Arda], sulit ditemui bahkan sering gonta-ganti nomor telepon seluler. “Saya mau menanyakan kepada dia terkait uang saya. Intinya saya sih minta uang dikembalikan saja,” ucap pria berkulit putih ini, yang tidak mau disebut namanya.

Intinya sih, lanjut lelaki tadi, antara pemerintah Kabupaten Subang dapat duduk bersama dengan para korban perekrutan CPNS, sehingga permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan. ”Bayangkan uang saya senilai Rp. 125 juta lenyap begitu saja, hanya gara-gara di janjikan menjadi PNS oleh oknum Pemkab, “katanya, sambil menunjukan bukti tranfers uang tersebut

Bahkan korban pun sempat melaporkan kasus ini ke pihak Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], Mabes Polri dan Kemeterian terkait. Atas ketidak seriusan pejabat  Kabupaten Subang dalam menyelesaikan masalah perekrutan CPNS yang tak kunjung selesai. Sehingga kasus ini mencuat kembali. Berbekal data yang di miliki oleh media ini, aliran uang  para korban CPNS yang berjumlah miliaran rupiah yang diduga diterima oknum pejabat di Kabupaten Subang. [tim fokusjurnal]

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123