,
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta I Forum Silaturahmi RT/RW se Kelurahan Tanah Tinggi  mengadakan kegiatan Silaturahmi bersama 3 Pilar Kecamatan Johar Barau, Jakarta...
Kamis, 17 Oktober 2019
Jakarta | H. Cipta Wahyudi Okis Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC BPPKB) Jakarta Pusat memberikan...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
Jakarta |Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Literasi di Kampung Johar Baru dengan...
09 Januari 2018 | Dibaca: 357 Kali
Dugaan Penyimpangan SPPD Fiktif
Tiga Anggota DPRD Pangkalpinang Jadi Saksi

Para saksi usai mengikuti persidangan dugaan SPPD Fiktif di PN Kota Pangkalpinang (foto/ist)

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com - Sidang lanjutan  dugaan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas penyimpangan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017, kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin , (8/1/2018).

Dalam kasus ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 3 orang saksi anggota DPRD Kota Pangkalpinang masing-masing M Sadiri fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Michael Pratama fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Satria Mahardika dari fraksi Hati Nurani (Hanura).

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Sri Endang Ningsih, SH, MH  itu, sempat mengundang gelak tawa pengunjung sidang. Dimana ketiga saksi itu terkesan tidak tahu dan terlihat bingung bahkan saksi cenderung lupa saat menjawab sejumlah pertanyaan dari ketua majelis hakim, sontak ruang sidang pun riuh dan menjadi bahan tertawaan pengunjung sidang, yang menyaksikan Sidang lanjutan  
dugaan atas kasus Tipikor serta SPPD fiktip perjalanan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017 itu.

Sebelumnya JPU telah menghadirkan Ahmad Subari Ketua DPRD Kota Pangkalpinang,  Latif Pribadi mantan Seketaris DPRD , serta pegawai Seketaris DPRD sebagai saksi pada kasus ini.

Mencuatnya dugaan penyimpangan anggaran Kunker ke Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 6-8 Februari 2017 yang menelan  anggaran senilai Rp. 300 juta pada kasus ini, atas pengusutan Kejari Pangkalpinang.

Dugaan penyimpangan anggaran kunker dan SPPD fiktip ini melibatkan sejumlah nama anggota dewan di komisi I,II, dan III yang terseret atas kasus itu (rey)

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT