,
Tangerang Selatan -Majelis Dzikir dan Istighosah Raudhah Al Hikam menjadi agenda utama rutinitas Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak Betawi...
Jakarta - Persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 oleh panitia dari Lembaga Kota Tua Heritage (LKTH) terus dilakukan. Mulai dari audiensi,...
Jakarta - Terbentuknya Whatsapp Group (WAG) Lintas Forkabi berencana akan mengadakan milad yang ke - 1 tahunnya. Hal itu dikemukakan oleh Ida salah...
Jakarta - Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, Mayjen TNI Hartomo menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan...
Untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Jakarta, Dedi Sulaiman.S.IP bertekad maju dalam kancah politik pada tahun 2019 mendatang.  Ia...
Jumat, 07 September 2018
Jakarta - Peran pemuda dalam kancah politik harus menjadi prioritas dalam kepedulian terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang...
09 Januari 2018 | Dibaca: 198 Kali
Dugaan Penyimpangan SPPD Fiktif
Tiga Anggota DPRD Pangkalpinang Jadi Saksi

Para saksi usai mengikuti persidangan dugaan SPPD Fiktif di PN Kota Pangkalpinang (foto/ist)

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com - Sidang lanjutan  dugaan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas penyimpangan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017, kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin , (8/1/2018).

Dalam kasus ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 3 orang saksi anggota DPRD Kota Pangkalpinang masing-masing M Sadiri fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Michael Pratama fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Satria Mahardika dari fraksi Hati Nurani (Hanura).

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Sri Endang Ningsih, SH, MH  itu, sempat mengundang gelak tawa pengunjung sidang. Dimana ketiga saksi itu terkesan tidak tahu dan terlihat bingung bahkan saksi cenderung lupa saat menjawab sejumlah pertanyaan dari ketua majelis hakim, sontak ruang sidang pun riuh dan menjadi bahan tertawaan pengunjung sidang, yang menyaksikan Sidang lanjutan  
dugaan atas kasus Tipikor serta SPPD fiktip perjalanan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017 itu.

Sebelumnya JPU telah menghadirkan Ahmad Subari Ketua DPRD Kota Pangkalpinang,  Latif Pribadi mantan Seketaris DPRD , serta pegawai Seketaris DPRD sebagai saksi pada kasus ini.

Mencuatnya dugaan penyimpangan anggaran Kunker ke Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 6-8 Februari 2017 yang menelan  anggaran senilai Rp. 300 juta pada kasus ini, atas pengusutan Kejari Pangkalpinang.

Dugaan penyimpangan anggaran kunker dan SPPD fiktip ini melibatkan sejumlah nama anggota dewan di komisi I,II, dan III yang terseret atas kasus itu (rey)

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123