,
Jakarta - Pada khakekatnnya puasa bukanlah sekedar menahan nafsu makan dan minum, tetapi menahan segala nafsu manusia. Misalnya nafsu amarah, serta...
LHOKSUKON - Ikatan Pemuda Mahasiswa Paya Bakong  ( IPEMAPA ) gelar acara buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim di mesjid Jamiq...
Pangkalpinang – Sewaktu kecil tentu kita mempunyai memori atau masa yang tak dapat dilupakan di tempat wilayah kita tinggal. Namun, masa lalu...
Jakarta - Tawuran antar warga kembali terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Nampak batu, dan pecahan botol berserakan di jalan seusai terjadinya...
 Jakarta -  Ajang pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun 2018 kembali digelar. Ajang ini merupakan ajang ketiga kalinya...
Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bekerjasama dengan Bank BNI, meluncurkan "Kartu Alumni UNJ" dalam bentuk...
09 Januari 2018 | Dibaca: 167 Kali
Dugaan Penyimpangan SPPD Fiktif
Tiga Anggota DPRD Pangkalpinang Jadi Saksi

Para saksi usai mengikuti persidangan dugaan SPPD Fiktif di PN Kota Pangkalpinang (foto/ist)

Pangkalpinang, Fokusjurnal.com - Sidang lanjutan  dugaan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas penyimpangan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017, kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin , (8/1/2018).

Dalam kasus ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 3 orang saksi anggota DPRD Kota Pangkalpinang masing-masing M Sadiri fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Michael Pratama fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Satria Mahardika dari fraksi Hati Nurani (Hanura).

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Sri Endang Ningsih, SH, MH  itu, sempat mengundang gelak tawa pengunjung sidang. Dimana ketiga saksi itu terkesan tidak tahu dan terlihat bingung bahkan saksi cenderung lupa saat menjawab sejumlah pertanyaan dari ketua majelis hakim, sontak ruang sidang pun riuh dan menjadi bahan tertawaan pengunjung sidang, yang menyaksikan Sidang lanjutan  
dugaan atas kasus Tipikor serta SPPD fiktip perjalanan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2017 itu.

Sebelumnya JPU telah menghadirkan Ahmad Subari Ketua DPRD Kota Pangkalpinang,  Latif Pribadi mantan Seketaris DPRD , serta pegawai Seketaris DPRD sebagai saksi pada kasus ini.

Mencuatnya dugaan penyimpangan anggaran Kunker ke Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 6-8 Februari 2017 yang menelan  anggaran senilai Rp. 300 juta pada kasus ini, atas pengusutan Kejari Pangkalpinang.

Dugaan penyimpangan anggaran kunker dan SPPD fiktip ini melibatkan sejumlah nama anggota dewan di komisi I,II, dan III yang terseret atas kasus itu (rey)

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123