,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Jakarta  | Dalam rangka membentuk nilai-nilai Dasar Profesi PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam...
Jakarta | Harianto Badjoeri (HB) menerima kunjungan lintas etnis, kunjugan lintas etnis tersebut bertujuan merekatkan silaturahmi antar etnis yang...
Jakarta | Ketua Dewan Pimpinan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Jakarta Pusat H.Cipta Wahyudi Okis. SH  memenuhi undangan...
04 Februari 2018 | Dibaca: 331 Kali
Warga Kampung Nagrog Jaya Minta Perhatian Pemkab Subang

Subang, Fokusjurnal.com - Hidup layak dan ekonomi mapan menjadi dambaan setiap orang, agar hidup sejahtera. Namun hal itu, tidak dirasakan oleh Nandang [Kakak] dan Titi [Adik] yang sampai saat ini masih hidup dibawah garis kemiskinan. Kedua bersaudara yang tinggal di Kampung Nagrog Jaya,  Desa Sukamulya RT 04 RW 01, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pasalnya hingga saat ini belum mendapatkan perhatian serta bantuan dari pemerintah.
 
Sejak kepergian kedua orangtuanya, kehidupan kedua bersaudara itu hanya mengandalkan dari sanak saudaranya untuk makan serta kebutuhan ekonomi sehari-hari yang tinggal didekat rumahnya, agar dapat bertahan hidup.
 
Kedua yatim piatu itu, kini akhirnya memilih untuk berpisah, agar dapat merubah hidupnya, Nandang sang kakak memilih untuk tinggal di Panti Asuhan Marga Waluya, Pagaden, Subang. Sedangkan Titi untuk tinggal bersama sanak saudaranya dideakat rumahnya. Sejak tinggal di Panti Asuhan Nandang dapat melanjutkan sekolah di Aliah Negeri.
 
“Alhamdullilah, saya sangat betah tinggal di panti asuhan ini. Pertama saya dapat melanjutkan sekolah, kedua banyak punya teman disini,”kata Nandang dengan penuh ceria di wajahnya.
 
Pasalnya, rumah yang ditempati oleh Nandang dan Titi pernah sewaktu-waktu di foto oleh pihak pemerintah, namun hingga sampai saat ini,  mereka tidak mengetahui tujuan pemotretan tersebut.
 
“Rumah yang berdiri itu berkat swadaya dari masyarakat setempat dan itu sudah lama dibantu,” ujar Tono yang masih saudara itu.
 
Namun demikian, Nanda dan Titi berharap ada dermawan maupun pihak manapun yang dapat memberikan bantuan untuk merenovasi rumahnya. Agar rumah itu dapat dihuni kembali dan mendapatkan keceriaan terhadap mereka berdua. [rudi]

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT