,
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten melantik Jermia Kalalo. SE,  sebagai Ketua Dewan...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Pembinaan Potensi Keluarga Besar (DPP BPPKB) Banten menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan...
Jakarta | Ariq Motor Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang otomotif, dibilangan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat ini memiliki rasa...
Jakarta | Haryanto Badjoeri Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta di era Gubernur Fauzi Bowo menghadiri pelantikan serentak Badan Potensi Pembinaan Keluarga...
Jakarta | Pergunu DKI Jakarta dan PT Balai Pustaka lakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) bertempat di Cafe Sastra, beberapa waktu...
Jakarta |Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Supriadi.SH.MH bersama Mayor Dasim Danramil 08 Johar Baru ngopi bareng dengan mahasiswa STIAMI...
04 Februari 2018 | Dibaca: 354 Kali
Warga Kampung Nagrog Jaya Minta Perhatian Pemkab Subang

Subang, Fokusjurnal.com - Hidup layak dan ekonomi mapan menjadi dambaan setiap orang, agar hidup sejahtera. Namun hal itu, tidak dirasakan oleh Nandang [Kakak] dan Titi [Adik] yang sampai saat ini masih hidup dibawah garis kemiskinan. Kedua bersaudara yang tinggal di Kampung Nagrog Jaya,  Desa Sukamulya RT 04 RW 01, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pasalnya hingga saat ini belum mendapatkan perhatian serta bantuan dari pemerintah.
 
Sejak kepergian kedua orangtuanya, kehidupan kedua bersaudara itu hanya mengandalkan dari sanak saudaranya untuk makan serta kebutuhan ekonomi sehari-hari yang tinggal didekat rumahnya, agar dapat bertahan hidup.
 
Kedua yatim piatu itu, kini akhirnya memilih untuk berpisah, agar dapat merubah hidupnya, Nandang sang kakak memilih untuk tinggal di Panti Asuhan Marga Waluya, Pagaden, Subang. Sedangkan Titi untuk tinggal bersama sanak saudaranya dideakat rumahnya. Sejak tinggal di Panti Asuhan Nandang dapat melanjutkan sekolah di Aliah Negeri.
 
“Alhamdullilah, saya sangat betah tinggal di panti asuhan ini. Pertama saya dapat melanjutkan sekolah, kedua banyak punya teman disini,”kata Nandang dengan penuh ceria di wajahnya.
 
Pasalnya, rumah yang ditempati oleh Nandang dan Titi pernah sewaktu-waktu di foto oleh pihak pemerintah, namun hingga sampai saat ini,  mereka tidak mengetahui tujuan pemotretan tersebut.
 
“Rumah yang berdiri itu berkat swadaya dari masyarakat setempat dan itu sudah lama dibantu,” ujar Tono yang masih saudara itu.
 
Namun demikian, Nanda dan Titi berharap ada dermawan maupun pihak manapun yang dapat memberikan bantuan untuk merenovasi rumahnya. Agar rumah itu dapat dihuni kembali dan mendapatkan keceriaan terhadap mereka berdua. [rudi]

Kantor Redaksi :

JALAN JOHAR BARU RAYA
JAKARTA PUSAT