,
Jakarta | Anak Depan Puskesmas (Andepus) Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, panitia merayakan puncak hari Kemerdekaan Republik...
Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1440...
Jakarta | Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Harry Kurniawan, SIK, MH) memberikan bantuan berupa sapi qurban kepada...
Minggu, 25 Agustus 2019
Jakarta - Komunitas Anti Tawuran ( Komat) menggelar acara Hari Ulang Tahun  yang ke - 3 tahun. Kegiatan yang digelar di depan pos RW 01...
Jakarta | Guna meningkatkan keimanan bagi jajaran, Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani dan...
Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Kramat Pulo Gundul RW. 02 / 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat,  Senin...
16 Februari 2018 | Dibaca: 215 Kali
Ketum IPJI Bisnis Kuliner Jelang Masa Pensiun

Jakarta, Fokusjurnal.com – Diakahir masa jabatannya sebagai Ketua Umum [Ketum] Dewan Pimpinan Pusat  [DPP] Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia [IPJI] Taufiq Rachman S.Sos, diam-diam telah mempunyai gawean baru di bidang kuliner.
 
Pria Betawi-Pekalongan ini menggelengkan kepala. Ia hanya menyebut bisnis baru yang tidak bersentuhan dengan jurnalis, profesi yang ditekuninya lebih dari 30 tahun.
 
"Bisnis kuliner," ujarnya tertawa sumringah. Tapi tidak nyemplung, cuma memberi support.
 
Ia mengaku bisnis ini mulai dirintis oleh  keponakannya yang tinggal di Bali. Kebetulan, sang keponakan punya resep jitu dalam meracik sop iga.
 
"Ternyata rasanya enak setelah saya cicipi," sambungnya. 
 
Sebagai entrepreneur, ayah lima anak ini mengendus peluang besar dikuliner. "Wah, ini sangat bagus, punya cita rasa sendiri," ungkapnya.
 
Apalagi, menurut lelaki yang mengawaki tiga periode IPJI  (15 tahun) bisnis kuliner sangat cepat mendulang untung, asalkan sesuai selera masyarakat. 
 
"Makanya, waktu keponakan mengutarakan ingin bisnis kuliner , saya oke banget", ujarnya.
 
Kepada wartawan, Zsesa yang keponakan Taufiq, mengiyakan. "Wah, saya senang sekali. Kan om entrepreneur," ujarnya pada wartawan ketika bertemu di Bandara Ngurai Rai, Denpasar, Bali, dengan senyum manisnya.
 
Hasrat yang tinggi itu, tidak membuat Zsesa  menegadahkan tangan meminta modal besar dengan segala fasilitasnya. Ibu satu anak ini menjajakannya  melalui lewat online.
 
"Saya menjajakan secara online," jelas ibu satu anak ini 
 
Bagi Zsesa, begitu sapaan akrabya, penjualan secara online sangat efektif, termasuk biaya promo dan menaikkan branding. Belum lagi informasi yang disajikan menembus ruang dan waktu.
 
"Jadi costnya sangat ringan, hanya rajin menshare saja," ungkapnya.
 
Dia pun rajin memposting foto foto yang menarik lewat follow @sopiga_ayukin  yang dapat menggugah selera makan. Lalu, istri Pramuniaga Garuda ini meminta komentar dari pembeli serta masukan dari pemesan/konsumennya. 
 
"Kita harus interaktif dengan pemesan," jelasnya.
 
Hasilnya tidak main-main. Ada saja yang memesan di seantero Denpasar dan Badung. "Wah, senangnya bukan main," ungkapnya. Bahkan, lantaran kepincut dengan rasa, ada yang repeat order.
 
Bahkan ada juga peminatnya dari kalangan turis. Kok bisa sih? 
 
Kata perempuan berkulit kuning langsat ini, menu yang disajikan bukan hanya untuk selera Indonesia, tapi dikemas sesuai selera orang bule.
 
Apa rahasianya? Szesa yang karyawati di perusahaan asing ini tersenyum kecil. "Itu rahasia mama," jelas menyebut mamanya asli "wong kito galoh", Palembang, Sumatera Selatan.
 
Akhirnya, lewat online, tanpa sadar terbentuk komunitas penggemar sop iganya. Di sinilah lagi-lagi peluang tidak disia-siakan.
 
Setelah diskusi  disepakati membuat gerai. Tempat yang dipilih kawasan Sidakarya, dekat  perempatan Benoa. Tepatnya Jalan Suwung Kendal 11, Den Pasar, Bali.
 
"Hari Sabtu kita akan soft launce," ungkapnya, menyebut nama sop iganya 'Ayuk    in", panggilan akrab bundanya Ayu Linda, dijadikan merk sekaligus ikon sop iganya. " Gerainya kecil. Tapi dari yang kecil ini saya berharap akan jadi besar" ujar Zsesa munutup obrolan. [yn]
 

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123