,
Jakarta | Peran aktif Bhabinkamtibmas sangatlah vital di tubuh Polri di tengah masyarakat. Salah satunya Aiptu Maskur Bhabinkamtibmas Kelurahan...
Jakarta | Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat kelak....
Depok | Anggota Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/3/2019) yang...
Jakarta | Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan bertempat di Creatif Stage Lantai 3 Gedung SMESCO,...
Jakarta | Pedagang pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur siap mendukung pelaksanaan pemilu damai pada 17 April mendatang. Mereka secara bersama-sama...
Jakarta | Ketua Forum Travel Partner Indonesia (FTPI), Drs.H.Edy H mendatangi PT. Syafar Arroyan Travelindo di Ruko Maliugu,  Jalan Pahlawan...
18 Februari 2018 | Dibaca: 288 Kali
Peserta Rakernas IMO Indonesia Wisata Dengan Kapal Bounty Cruises

foto/ist

Jakarta, Fokusjurnal.com - Rapat Kerja Nasional [Rakernal] Ikatan Media Online [IMO] Indonesia yang diselenggarakan di hotel Puri Saron, Seminyak, Badung, Bali, 13-15 Februari 2018 lalu , masih menyisakan kenang manis bagi para peserta rakernas. Pasalnya, usai ditutup acara rakernas oleh Menteri Koordinator Keamanan Politik dan Keamanan ( Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto.

Panitia pun langsung meminta kepada para peserta untuk bersiap-siap karena sudah dijadwalkan untuk makan malam diatas kapal Bounty Cruises sebagai kapal wisata di pulau Dewata itu. Kedatangan para peserta rakernas IMO langsung disambut Gede Wirata dengan senyum sumringah sang pemilik kapal.

Gde Wirata sangat senang dan mengepresiasi atas kehadiran IMO Indonesia di Bali. Untuk itu selamat menikmati sajian makan malam yang disuguhkan selama dalam perjalanan menggunakan kapal Bounty Cruises.

Kehadiran IMO Indonesia di Bali harus menjadi garda terdepan untuk menangkal sekaligus melawan berita-berita Hoax. “Terutama dari media online negara lain yang ingin menghancurkan Pariwisata di Indonesia, khususnya di Bali, yang telah 8 tahun berturut turut menduduki ranking nomor satu Dunia, menerima kedatangan wisatawan mengalahkan Paris yang menduduki Ranking dua,”pinta Gde Wirata kepada wartawan.

Gde Wirata geram atas berita hoax yang dilakukan oleh Negara lain dan beredar di dunia khususnya Bali.  “ Meletusnya gunung agung membawa bdampak kerugian yang sangat tinggi terutama dari pemberitaan hoax oleh Negara lain. Sehingga pariwisata di pulau Bali ini sangat tidak diuntungkan atas pemberitaan itu. Bayangkan meletusnya Gunung Agung Negara Indonesia di rugikan sebesar 500 Miliar  di mana pada google Map zona tersebut merah semua untuk pulau Bali artinya atas pemberitaan yang tidak seimbang para wisatawan enggan datang ke Bali,”pungkas Gde Wirata mantan Ketua Kadin dan PHRI Bali.[yani]

Kantor Pusat :

The City Tower 
​​​​​​Jl.MH. Thamrin No. 81
Level 12 1N, JAKARTA PUSAT

Telp. 021 - 30490123